Kunjungan Delegasi Bangladesh Bukti Potensi Peternakan Indonesia Go Internasional

Friday, 20 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Setelah dua hari mengunjungi beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementeriam Pertanian di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Keswan (Ditjen PKH), Delegasi Kementerian Perikanan dan Peternakan Bangladesh tertarik untuk impor semen beku. Hal ini diungkapkan oleh perwakilan delegasi Bangladesh Hossan MD. Salim ketika melakukan courtesy meeting di Kantor Ditjen Peternakan dan Keswan pada hari Rabu, 18 Desember 2019. Sebelumnya pada hari Selasa mereka telah mengunjungi Koperasi Peternakan Sapi Perah Bandung Utara (KPSBU) dan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang, sedangkan pada hari Rabu pagi mereka mengunjungi Balai Embrio Transfer (BET) Cipelang.

Ketika berada di BIB Lembang, mereka tertarik dengan semen beku kambing perah dan sapi perah yang diproduksi oleh BIB Lembang. “Iklim Bangladesh mirip dengan iklim indonesia sehingga jika kami impor semen beku dari Indonesia, kami yakin dapat berhasil”, ungkap Joint Secretary Ministry of Fisheries and Livestock Dhaka, MD Abdur Razzaq. Terkait keinginan tersebut, BIB Lembang akan menindaklanjutinya dengan memberikan prasyarat yang dibutuhkan untuk impor semen beku.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono, ketika menerima kunjungan tersebut berharap agar kunjungan dari pemerintah Bangladesh ini dapat membuka kesempatan kerjasama antar kedua negara. “Semoga keinginan Bangladesh ini dapat diwujudkan dan menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia untuk memasarkan produk semen bekunya ke dunia internasional”.

Pada kunjungan sebelumnya, Bangladesh juga tertarik untuk impor embrio dari Indonesia meskipun sampai saat ini masih menunggu Peraturan Pemerintah tentang tariff Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang masih dalam proses pembahasan.

Ketika dihubungi secara terpisah, Dirjen PKH, I Ketut Diarmita mengatakan bahwa ia menyambut baik rencana kerjasama tersebut. “Banyak peluang yang bisa didapat dengan adanya kunjungan dari Bangladesh ini, misalnya peluang ekspor semen beku dan embrio ataupun kesempatan memberikan pelatihan bagi pegawai teknis peternakan dari Bangladesh. Ini merupakan peluang dan kesempatan kita untuk go Internasional” ungkapnya.

See also  Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Sembilan orang delegasi Bangladesh ini merupakan kelompok keempat yang mengunjungi Indonesia pada tahun 2019. Hal ini terlaksana karena para delegasi sebelumnya menganggap Indonesia mempunyai teknologi peternakan yang lebih berkembang dibanding Bangladesh, oleh karena itu pemerintah Bangladesh mengirimkan 33 orang tenaga teknis peternakannya yang dibagi kedalam empat kelompok ini. Peternakan di Bangladesh merupakan alat utama pengurangan kemiskinan dan pemberdayaan perempuan, sehingga pemerintah Bangladesh terus berusaha untuk meningkatkan hasil peternakannya, salah satunya dengan belajar ke negara-negara yang misalnya Indonesia.

Kunjungan delegasi Bangladesh kali ini merupakan bagian kegiatan Livestock & Dairy Development Project (LDDP), suatu program peningkatan kapasitas dari pemerintah Bangladesh yang didanai oleh Bank Dunia. Sebelumnya, kelompok pertama sudah melakukan kunjungan pada tanggal 3 Oktober, kelompok kedua pada tanggal 21 Oktober, dan kelompok ketiga pada 21 Nopember.

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 23:23 WIB

Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan

Tuesday, 20 October 2026 - 15:49 WIB

Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Tuesday, 20 October 2026 - 06:05 WIB

Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB