100 Hari Jokowi, Mardani Luncurkan Buku Kami Oposisi

Tuesday, 4 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Jokowi – Kyai Maruf memulai periode kedua sudah menginjak 100 hari kepemimpinannya. Periode pertama dan kedua Presiden banyak warnai kontestasi politik yang cendrung elitis. Tidak sedikit publik yang meragukan komitmen pemerintah untuk menuntaskan janji politik dan revolusi mentalnya.

Publik dikejutkan ketika penantang Presiden Jokowi di 2019, dirangkul dalam koalisi menjadi salah satu menteri elit. Indonesia semakin mengarah ke Demokrasi elitis karena kuatnya koalisi pemerintah di eksekutif dan legislatif. Mardani dalam buku Kami Oposisi menilai pada periode kedua pemerintahan Jokowi, Indonesia mengarah dalam Demokrasi elitis.

“Proses demokratisasi di Indonesia seharusnya semakin membaik. Kita telah mengalami sedikitnya lima kali pemilihan umum langsung. Sangat disayangkan kini kualitas demokrasi malah menurun. setelah pemilu 2019, kebanyakan partai justru merapat ke pemerintah. padahal, demokrasi membutuhkan checks and balences,” kata Mardani, di komplek Senayan, Selasa (4/2/2020).

Mardani menjelaskan dalam buku ini alasan mengapa demokrasi perlu oposisi? Sehingga tidak ada alasan dalam sebuah negara demokrasi, sangat krusial pula peranan oposisi itu. Salah satu alasannya menurt Mardani adalah agar tidak lahir parlemen jalanan seperti yang terjadi saat ini di berbagai negara di dunia.

Selain itu, dalam buku ini dikabaran juga di jabarkan model-model oposisi politik dari berbagai pengalaman demokrasi diberbagai negeri di dunia dan juga bagimana bentuk oposisi oplitik di indonesia dari masa ke masa.

”Saya berharap melalui buku ini kembali menghidupkan diskusrus bagimana, apa yang harus kita pikirkan kedepan untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi kita. Sehingga demokrasi kita menjadi substansial. Bukan demokrasi elitis,” pungkasnya. []

See also  76 Titik Beroperasi, Pertamina Tuntaskan Target Penugasan BBM Satu Harga

Berita Terkait

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44
Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 08:54 WIB

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Berita Terbaru