daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerima kunjungan Dewan Komisaris PT Danantara Asset Management (DAM) dalam peninjauan langsung pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (26/6). Kunjungan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris sekaligus upaya mengawal program strategis nasional, mulai dari hilirisasi dan penguatan sektor energi hingga percepatan pembangunan ibu kota baru. Hutama Karya menyambut delegasi dan memaparkan perkembangan sejumlah penugasan yang dikerjakan perusahaan di kawasan tersebut.
Manajemen disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Masjid Negara IKN. Kunjungan dipimpin Komisaris Utama PT DAM, Rabin Indrajad Hattari, bersama Komisaris Bambang Sugeng Rukmono, serta Komisaris Independen Agus Sugiarto. Dari pihak Hutama Karya, Manajemen didampingi Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi.
Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Manajemen meninjau sejumlah proyek Hutama Karya yang telah rampung, yaitu Masjid Negara, Gedung Sarana dan Prasarana 1B, Jalan OIKN Paket F, Jalan Tol IKN Segmen 3A-1, dan Jembatan Pulau Balang. Termasuk meninjau proyek yang masih dalam pengerjaan, di antaranya Jalan Kawasan Yudikatif, Jalan Tol IKN Segmen 5B, dan Jalan Tol IKN Segmen 3A-2. Melalui peninjauan ini, jajaran Dewan Komisaris memperoleh gambaran umum mengenai perkembangan pembangunan kawasan yang dikerjakan Hutama Karya.
Proyek Berjalan Sesuai Jadwal
Sejumlah proyek yang masih dalam pengerjaan mencatatkan dengan progres di atas rencana. Sampai dengan bulan Mei 2026, Proyek Jalan Tol IKN Segmen 5B ruas Jembatan Pulau Balang–Simpang Riko telah mencapai 96,24 persen, sementara Segmen 3A-2 Karangjoang– KKT Kariangau menyentuh 88,35. Adapun pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif IKN telah mencapai 22,20 persen. Capaian ini menunjukkan pelaksanaan pekerjaan yang berjalan sesuai target di sejumlah paket.
Komisaris Utama PT DAM, Rabin Indrajad Hattari, menyampaikan bahwa peninjauan ini menjadi bagian dari pengawalan agenda strategis nasional yang lebih luas. “Pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan agenda besar penguatan sektor energi dan hilirisasi yang tengah kami kawal. Infrastruktur yang andal menjadi penopang bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru. Kami mengapresiasi peran Hutama Karya dalam menghadirkan fondasi tersebut secara berkualitas,” ujarnya.
Di kawasan gedung lembaga tinggi negara, pembangunan Gedung Mahkamah Agung dan Plaza Keadilan serta Gedung MPR masih berada pada tahap awal konstruksi, dengan progres masing-masing 7,26 persen dan 6,01 persen per 24 Juni 2026.
Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dewan Komisaris Danantara sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pengerjaan. “Kami berterima kasih atas kehadiran Dewan Komisaris Danantara yang meninjau langsung perkembangan proyek di IKN. Peninjauan ini menjadi semangat bagi kami untuk menuntaskan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, dengan tetap menjaga mutu, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, sehingga hasilnya memberikan manfaat jangka panjang bagi penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru,” ujarnya.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Hutama Karya menjalankan sejumlah penugasan pembangunan infrastruktur di IKN yang menjadi Proyek Strategis Nasional. Perusahaan berkomitmen menjalankan setiap penugasan dengan disiplin pelaksanaan dan tata kelola yang baik, sejalan dengan dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah.








