Pelaksanaan Dana Otsus Mengecewakan

Tuesday, 11 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Ahmad Syaikhu menilai paparan yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam rapat kerja dengan BAKN bisa menjadi pelengkap dari gambaran-gambaran perjalanan yang dilakukan Tim Kunjungan Kerja BAKN DPR RI ke beberapa daerah.

“Tampaknya memang ada hal yang mengecewakan dari pelaksanaan Dana Otsus dan keistimewaan dengan target-target pembangunan yang diinginkan. Tidak semata-mata sebagai penyaluran dana tetapi sebagai cost politik dalam proses-proses yang melatarbelakanginya. Sehingga bagaimana pun juga menjelang masa-masa akhir perlu ada exit strategi nya seperti apa,” ucap Syaikhu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Dari berbagai permasalahan-permasalahan yang dikemukakan oleh BPK, sambungnya, BAKN menangkap bahwa selama ini tidak ada masterplan yang jelas terhadap proses pembangunan. Terkait dengan mekanisme penyaluran dananya, seringkali terjadi keterlambatan. Bahkan di Aceh dana SiLPA nya mencapai angka Rp 1 triliun.

“Ini menjadi satu hal yang sangat disayangkan untuk percepatan pembangunan, maupun dalam hal mengentaskan berbagai permasalahan yang ada. Ke depan perlu dirumuskan formulasi-formulasi dan insentif apa yang kiranya perlu dimunculkan sebagai alternatif,” ujarnya. 

See also  Laba HKA Melonjak 184%, Kinerja Kuartal I 2026 Lampaui Target

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Berita Terbaru

(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8). Mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress”, BATIC 2026 menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri, regulator, penyedia teknologi, hyperscaler, investor, dan pemangku kepentingan digital untuk mendorong kolaborasi serta pertumbuhan ekosistem digital kawasan.

Ekonomi - Bisnis

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

Wednesday, 26 Aug 2026 - 14:14 WIB