Rofik: Pemerintah Segera Pertimbangkan Langkah ‘Lockdown’

Thursday, 26 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Komisi VII DPR RI Rofik Hananto meminta Pemerintah untuk segera mempertimbahkan langkah lockdown, mengingat wabah virus Corona (Covid-19) ini terus meluas dan memakan banyak korban. Pada Rabu (25/3/2020) jumlah pasien positif terinfeksi virus Covid-19 disebut bertambah menjadi 790 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 58 orang, dengan jumlah yang sembuh 31 orang.

Dari 790 kasus positif Covid-19, sebagian besar tersebar di Pulau Jawa dengan 709 kasus positif; Banten 67 kasus, DKI Jakarta 463 kasus, Jawa Barat 73 kasus, Jawa Tengah 38 kasus, DIY 17 kasus dan Jawa Timur 51 kasus. Jumlahnya terbesar di DKI Jakarta. Melihat kondisi penyebaran yang semakin meluas, Rofik mengingatkan agar Pemerintah segera mempertimbangkan langkah lockdown.

“Saya meminta Pemerintah untuk segera mempertimbangkan langkah lockdown atau karantina wilayah, mengingat wabah virus corona ini semakin hari semakin meluas dan memakan banyak korban,” kata Rofik Kamis (26/03/2020).
Rofik menambahkan penyebaran virus Corona ini paling banyak dibawa oleh para pemudik yang kembali ke kampung halaman.

“Ini betul-betul mengerikan, daerah yang sebelumnya tidak ditemukan kasus positif Corona, kini mulai ditemukan kasus positif, dan jumlahnya setiap hari semakin meningkat. Apabila Pemerintah lambat mengambil sikap, dikhawatirkan kondisi ini semakin buruk dan justru akan semakin sulit untuk dikendalikan,” terang Rofik.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, saat ini para tenaga medis sudah kewalahan menangani pasien corona, dengan peralatan seadanya mereka terus berjibaku, dan bertambahnya pasien positif Covid-19 ini tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis dan peralatan yang memadai. Ini semakin memperburuk keadaan.

“Para tenaga medis kita hari ini sudah mulai kewalahan menangani pasien Covid-19, apabila pemerintah tidak segera mengambil keputusan yang tepat, dikhawatirkan kondisi ini akan semakin buruk,” tambah legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII itu.

See also  Ini Wilayah Terdampak Luapan Sungai Ciliwung

Seperti diketahui, langkah lockdown juga telah dilakukan oleh beberapa negara seperti China, italia, Inggris, Spanyol, Malaysia, dan beberapa negara lain. Arab Saudi juga baru saja melakukan lockdown untuk Mekkah, Madinah dan Riyadh. Amerika Serikat juga sudah me-lockdown San Fransisco. Bahkan India juga telah mengambil langkah lockdown menyeluruh. 

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Bakti Sosial Sembako di Minahasa Untuk Masyarakat
Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Banjir di Cluster Spring Valley, Sentul City
Perkuat Irigasi Rawa Semangga, Kementerian PU Dukung Swasembada Pangan di Papua Selatan
Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon
Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026
Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Kementerian PU Kerahkan 14 Excavator di Dua Area Evakuasi
Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu

Berita Terkait

Sunday, 15 February 2026 - 01:04 WIB

Hutama Karya Dukung Bakti Sosial Sembako di Minahasa Untuk Masyarakat

Saturday, 14 February 2026 - 05:16 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Banjir di Cluster Spring Valley, Sentul City

Tuesday, 10 February 2026 - 05:55 WIB

Perkuat Irigasi Rawa Semangga, Kementerian PU Dukung Swasembada Pangan di Papua Selatan

Monday, 9 February 2026 - 09:30 WIB

Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

Friday, 6 February 2026 - 23:00 WIB

Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Hutama Karya Dukung Bakti Sosial Sembako di Minahasa Untuk Masyarakat

Sunday, 15 Feb 2026 - 01:04 WIB