Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026

Wednesday, 4 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com — Berdasarkan laporan riset pasar Leads Property dalam Jakarta Property Market Insight Kuartal III-2025, total pasokan ruang kantor di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta tercatat stabil di 7,45 juta meter persegi.

Data ini menunjukkan bahwa distribusi pusat aktivitas bisnis nasional tetap tersebar merata di berbagai titik strategis Ibu Kota, menandakan pasar kantor Jakarta relatif stabil menjelang awal 2026. Menurut laporan tersebut, stabilitas ini terjadi di tengah dinamika permintaan dan tren relokasi perusahaan ke gedung-gedung baru dengan fasilitas modern.

Laporan Leads Property juga memetakan delapan kawasan perkantoran terbesar di Jakarta berdasarkan kontribusi pasokan ruang kantor. Masing-masing kawasan mencerminkan karakteristik uniknya, mulai dari konsentrasi gedung tinggi di pusat kota hingga area yang menawarkan integrasi mixed-use antara kantor, hunian, dan fasilitas komersial.

“Meski permintaan tetap selektif, ketersediaan ruang kantor di CBD Jakarta cukup merata, memungkinkan perusahaan untuk memilih lokasi strategis sesuai kebutuhan operasional,” ujar analis Leads Property.

Slide presentasi laporan ini menampilkan detail kontribusi pasokan ruang kantor dari masing-masing delapan kawasan utama, memberikan gambaran lengkap bagi investor maupun pelaku bisnis yang ingin memetakan peluang di pasar properti komersial Ibu Kota.

See also  Kementeran PUPR Siap Tindaklanjuti Instruksi Presiden Jokowi, Percepat Perbaikan Infrastruktur Rusak dan Relokasi Warga

Berita Terkait

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Saturday, 13 June 2026 - 12:14 WIB

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB