daelpos.com — Berdasarkan laporan riset pasar Leads Property dalam Jakarta Property Market Insight Kuartal III-2025, total pasokan ruang kantor di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta tercatat stabil di 7,45 juta meter persegi.
Data ini menunjukkan bahwa distribusi pusat aktivitas bisnis nasional tetap tersebar merata di berbagai titik strategis Ibu Kota, menandakan pasar kantor Jakarta relatif stabil menjelang awal 2026. Menurut laporan tersebut, stabilitas ini terjadi di tengah dinamika permintaan dan tren relokasi perusahaan ke gedung-gedung baru dengan fasilitas modern.
Laporan Leads Property juga memetakan delapan kawasan perkantoran terbesar di Jakarta berdasarkan kontribusi pasokan ruang kantor. Masing-masing kawasan mencerminkan karakteristik uniknya, mulai dari konsentrasi gedung tinggi di pusat kota hingga area yang menawarkan integrasi mixed-use antara kantor, hunian, dan fasilitas komersial.
“Meski permintaan tetap selektif, ketersediaan ruang kantor di CBD Jakarta cukup merata, memungkinkan perusahaan untuk memilih lokasi strategis sesuai kebutuhan operasional,” ujar analis Leads Property.
Slide presentasi laporan ini menampilkan detail kontribusi pasokan ruang kantor dari masing-masing delapan kawasan utama, memberikan gambaran lengkap bagi investor maupun pelaku bisnis yang ingin memetakan peluang di pasar properti komersial Ibu Kota.







![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)
