Usai Diresmikan, Fasilitas Isolasi/Observasi RSUD Kabupaten Lamongan Akan Bantu Pengendalian Penyebaran COVID-19

Thursday, 18 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan fasilitas isolasi/observasi terhadap penyakit infeksi menular khususnya COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Soegiri Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Usai diresmikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama Wakil Menteri (Wamen) PUPR John Wempi Wetipo pada Kamis (18/6/2020), fasilitas isolasi/observasi tersebut akan menambah kapasitas tampung pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD dr. Soegiri Lamongan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya yang dibacakan Wamen PUPR John Wempi Wetipo mengatakan, pembangunan gedung fasilitas isolasi/observasi tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan terhadap kebutuhan penanganan masyarakat yang terdampak COVID-19. Penambahan fasilitas ruang observasi dan isolasi rumah sakit ini berdasarkan permintaan Bupati Lamongan yang disetujui oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Kementerian PUPR mulai melaksanakan pembangunan ruang isolasi di RSUD dr. Soegiri Lamongan pada tanggal 1 Mei 2020 dan selesai pada 3 Juni 2020. Jumlah ruangan yang dibangun adalah 82 tempat tidur, melalui skema rancang bangun (design and build). Beroperasinya Fasilitas Isolasi/Observasi Terhadap Penyakit Infeksi Emerging/Virus Corona Kabupaten Lamongan ini diharapkan akan dapat membantu pengendalian laju penyebaran COVID-19 di Provinsi Jawa Timur,” kata Wakil Menteri John Wempi.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo yang juga Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Menteri PUPR yang telah dengan sigap menindaklanjuti surat Bupati Lamongan perihal usulan pembangunan RS COVID 19. “Tadi di video yang kita saksikan pembangunan fasilitas ini dapat selesai hanya dalam waktu 5 minggu, dari posisi lahan yang kosong sampai ke posisi sekarang yang sangat modern,” katanya.

See also  Logo Hari Guru 2024 Dirilis, Ini Makna Filosofinya

Ditambahkan Doni, keberadaan fasilitas isolasi dan observasi ini akan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengakselerasi langkah-langkah percepatan penanganan COVID-19 menuju masyarakat produktif tetapi tetap aman. “Saya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Lamongan dapat mengelola fasilitas ini sebaik-baiknya dan kepada para tenaga medis kami yakin profesionalisme tenaga medis akan sangat membantu masyarakat Lamongan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat maksimal. Tenaga medis adalah pahlawan kemanusiaan untuk penanganan COVID-19, mewakili Pemerintah saya menyampaikan terima kasih,” ujarnya.

Bupati Lamongan H. Fadeli berharap, fasilitas tambahan di RSUD dr Soegiri Lamongan yang telah selesai dibangun tersebut dapat membantu upaya menekan jumlah penularan sekaligus meningkatkan angka kesembuhan. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada BNPB, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, dan Pemprov Jawa Timur yang telah membantu terwujudnya keberadaan fasilitas isolasi tersebut. “Hal ini mengingat mobilitas warga Kabupaten Lamongan yang tinggi salah satunya karena banyak yang pulang dan pergi bekerja di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo,” tuturnya.

Dikatakan Fadeli, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah melaksanakan rapid test dan melaksanakan penelusuran (tracing) kepada lebih dari 15 ribu warga Lamongan hingga saat ini. “Hasilnya sebanyak 729 reaktif, sedangkan ruang isolasi di RS dr. Sugiri dengan kapasitas 43 pasien dan Rusunawa berkapasitas 42 pasien dan di Puskesmas Karang Kembang dengan kapasitas 20 pasien, dirasa kurang memenuhi syarat untuk menampung warga Lamongan yang terpapar virus corona. Tercatat hingga saat ini 175 orang dinyatakan positif, 201 PDP, 552 ODP, dan yang sudah sembuh 58 orang,” tuturnya.

Fasilitas isolasi dan observasi tersebut dibangun di atas lahan seluas 6.180 m2 yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa, Beringin, Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Lokasi ini berjarak 132 meter dari RSUD dr. Soegiri Lamongan. Pekerjaan dimulai pada 1 Mei 2020 dengan kontraktor pelaksana PT. Wijaya Karya dan konsultan manajemen konstruksi PT. Yodya Karya. Rumah sakit dengan dengan ruang perawatan yang terpisah bagi setiap pasien yakni 75 tempat tidur observasi dan 7 tempat tidur isolasi tersebut dibangun dengan total biaya Rp 37,92 miliar yang bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB

See also  Wamen Viva Yoga: Kementrans Berkolaborasi Dengan Berbagai Pihak Untuk Menciptakan Kesejahteraan Rakyat dan Kedaulatan Pangan

Fasilitas yang dibangun yaitu bangunan screening yang terdiri dari laboratorium, X-Ray, ruang petugas, administrasi dan farmasi. Bangunan Karantina 1 yang terdiri dari 25 tempat tidur observasi, ruang tindakan, ruang dokter, dan mobile X-Ray. Bangunan Karantina 2 terdiri dari 50 tempat tidur observasi, ruang tindakan dan ruang dokter. Bangunan Isolasi terdiri dari 7 tempat tidur, ruang dokter dan perawat, serta ruang jenazah. Bangunan satelit terdiri dari ruang sterilisasi, gizi, laundry, alat medis operasional dan farmasi. Dibangun juga powerhouse, ruang pompa dan ground water tank, tempat sampah, penataan landscape, parkir umum dan dokter serta pagar keliling.

Turut hadir dalam peresmian virtual tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR T. Iskandar, Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Jawa Timur Drajat Widjunarso.

Berita Terkait

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:52 WIB

Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Thursday, 11 June 2026 - 16:17 WIB

Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB