KKP Konsisten Jaga Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Indonesia

Monday, 20 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) terus berupaya meningkatkan ekspor hasil perikanan dengan tetap konsisten dalam menerapkan penjaminan mutu.

Ekspor hasil perikanan Indonesia tetap dapat terus berjalan di masa pandemic COVID-19. Hasil perikanan Indonesia saat ini telah diterima di 158 negara dari 241 negara di dunia.

Salah satu pasar terbesar ekspor hasil perikanan Indonesia adalah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Sejumlah 664 Unit Pengolahan Ikan (UPI) telah terdaftar sebagai eksportir di RRT. Berdasarkan data dari China Custom Data, Indonesia menduduki peringkat ke-4 negara eksportir hasil perikanan tertinggi ke Tiongkok pada periode Januari – Mei 2020.

“BKIPM selaku otoritas kompeten berkomitmen dalam menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan, terutama bagi produk ekspor ke RRT. Selain itu, BKIPM juga akan mengeluarkan rekomendasi penghentian sementara kegiatan produksi/ekspor apabila ditemukan mutu produk yang rendah sampai ada perubahan sistemik dalam proses pengolahan untuk menjaga kualitasnya”, jelas Kepala BKIPM, Rina dalam keterangan tertulis,  Minggu (19/7/2020).

Beberapa permasalahan yang muncul seperti belum bertambahnya approval number, telah disampaikan kepada General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC) dalam pertemuan virtual beberapa hari lalu. BKIPM mengharapkan semoga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

“Ekspor kita terbesar saat ini ke RRT. Kita harus menjaga itu agar produk kita dapat terus masuk kesana dengan menjaga dan memperhatikan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan (SJMKHP) sehingga tidak ada lagi hambatan dalam mengirimkan produk kita”, ungkap Rina.

Di depan sekitar 750 peserta webinar yang terdiri dari pelaku usaha eksportir hasil perikanan ke RRT, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi, penyuluh perikanan, asosiasi, akademisi dan UPT BKIPM, Kepala Pusat Pengendalian Mutu, Widodo Sumiyanto mengutarakan beberapa hal diantaranya mengenai kerja sama antara Indonesia dengan RRT dalam hal ekspor impor hasil perikanan sejak 11 November 2008. Kerja sama antara kedua negara tersebut dituangkan dalam “Cooperation Agreement between Ministry of Marine Affairs and Fisheries of The Republic of Indonesia and General Administration of Quality Supervision, Inspection, and Quarantine of The People’s Republic of China on Safety Assurance In the Import and Export of Aquatic Products”.

See also  Mendagri Keluarkan Surat Saran Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu

“Hubungan yang erat diantara kedua negara ini diimplementasikan dalam bentuk dilakukannya kunjungan kerja oleh masing-masing negara. Pada tanggal 10 Oktober 2019, BKIPM KKP telah melakukan pertemuan bilateral dengan GACC di Beijing”, jelas Widodo.

Kunjungan kerja berikutnya dilakukan oleh GACC ke KKP pada tanggal 27 November 2019 sekaligus untuk melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama ekspor impor hasil perikanan antara RI – RRT yang telah ditandatangani oleh Ibu Rina, Kepala BKIPM dan Mr. Zhang Jiwen, Vice Minister of GACC.

“Pasar produk perikanan masih booming di RRT, oleh karena itu Indonesia telah mengusulkan penambahan pendaftaran UPI eksportir sebanyak 63 UPI ke GACC”, ungkap Widodo.

Sementara itu, Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia Beijing, Marina Novira Anggraini yang menyampaikan tentang bagaimana Mendorong Ekspor Produk Perikanan ke Tiongkok mengutarakan bahwa salah satu tantangan bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor hasil perikanan ke China adalah rumitnya peraturan sanitasi, teknis dan standardisasi yang diterapkan Pemerintah Tiongkok.

“Keamanan, kesegaran dan rasa merupakan hal yang diutamakan bagi konsumen di RRT. Untuk mencapai hal tersebut, UPI eksportir hasil perikanan ke RRT harus menerapkan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan sesuai konsepsi HACCP”, jelas Marina yang menghadiri webinar dari Beijing.

“Saat ini sebanyak 22 HS Code komoditas hasil perikanan Indonesia belum dapat memasuki pasar RRT karena belum terdaftar pada list komoditas yang diterima di Tiongkok. Terkait dengan hal tersebut, GACC akan merencanakan pertemuan lanjutan sebagaimana hasil petemuan virtual antara BKIPM KKP dengan GACC pada tanggal 15 Juli 2020”, urai Marina.

Aturan lain yang perlu diketahui oleh BKIPM adalah adanya perbedaan divisi pada GACC yang menangani produk hidup dan mati sehingga diperlukan koordinasi lanjutan dengan GACC.

See also  BKSDA Kaltim Terima Penyerahan Bayi Orangutan Dari Warga

Marina pun memberikan tips untuk perusahaan bagaimana menciptakan, menggerakkan dan mengedukasi pasar melalui produk yang dihasilkan serta menginformasikan trend yang sedang berlangsung di RRT serta tantangan dan peluang yang nanti akan dihadapi.

Sebagai otoritas kompeten, BKIPM pun akan terus mengawal ekspor hasil perikanan ke RRT agar tetap memenuhi peraturan dan persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas kompeten disana.

Berita Terkait

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB