Mardani Ali Sera : Dinasti Politik Pilkada Menyumbat Merit Sistem

Friday, 24 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Pelaksanaan Pilkada 2020 masih dibayangi oleh Dinasti politik yang terindikasikan dengan beberapa calon kontestan berasal dari keluarga politisi. Bisa anak, istri, keponakan sampai besanan dari tokoh berkuasa.

Kondisi ini dalam kaca mata Mardani Ali Sera merupakan tren yag buruk saat yang sama demokrasi kita perlu berbasis merit sistem.

“Ketika ada yang instan akan sangat berbahaya karena kepentingan publik di daerah yang bersangkutan merupakan aspek yang benar-benar harus dipertimbangkan,” katanya pada media di Jakarta, Jum’at (24/7).

Ketua DPP PKS ini mencatat, sistem sirkulasi kepemimpinan kita belum mampu memilih mereka yang lahir dari merit sistem. Ini erat kaitannya ketika katakan, internalisasi di partai, atau Pilkada, tidak memberikan kesempatan kapada orang-orang terbaik untuk muncul di masa mendatang

Dalam pelbagai kasus, jelas Mardani, diperburuk dengan fenomena borong kursi karena kekuasaan yang dimilikinya sehingga menutup rapat calon potensial lainnya.

“Di sinilah pentingnya ambang batas demi tegaknya demokrasi substansial. Semakin banyak peluang anak bangsa maju, maka semakin sehat demokrasi kita,” katanya

“Fenomena kotak kosong yang tengah membayangi, bukanlah bentuk demokrasi yang matang. Harus dihindari demi kebaikan bersama,” pungkasnya

See also  Organisasi Keagamaan Dukung Kebijakan Pemerintah Sikapi Adaptasi Kebiasaan Baru

Berita Terkait

Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya
Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran
Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen
Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni
Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi

Berita Terkait

Wednesday, 25 March 2026 - 17:38 WIB

Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik

Tuesday, 24 March 2026 - 12:13 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan

Monday, 23 March 2026 - 13:48 WIB

Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Sunday, 22 March 2026 - 23:48 WIB

Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran

Sunday, 22 March 2026 - 23:40 WIB

Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Usai Libur Lebaran

Wednesday, 25 Mar 2026 - 17:23 WIB