Mendagri Apresiasi Launching Gerakan 2 Juta Masker Di Kota Depok

Friday, 14 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Untuk menekan penyebaran covid-19 khususnya di Indonesia, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kembali melaunching gerakan 2 juta masker yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (13/08/2020). Gerakan tersebut diapresiasi Mendagri sebagai salah satu upaya inisiatif dari Walikota Depok Mohammad Idris bersama TP-PKK Kota Depok dalam menangani pandemi covid-19.

“Sekali lagi pak Walikota terima kasih banyak, Ibu terima kasih banyak atas acara ini. Ini membesarkan hati saya untuk gerakan nasional ini akan makin bergulir dan spesifik untuk Depok juga ya inilah jalannya. Inilah jalan untuk memperbaiki menahan laju penularan,” tuturnya.

Adapun berdasarkan hasil tinjauan letak geografis wilayah Depok yang tidak strategis dan jumlah kepadatan penduduk yang relatif tinggi menyebabkan penanganan covid-19 di wilayah tersebut menjadi cukup sulit. Salah satunya ialah kesulitan dalam melakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sehingga, Pemda perlu melakukan kebijakan lain yang sesuai dengan karakterisitik wilayahnya masing-masing dalam penanganan covid-19.

“Tadi di dalam ruang sebelum acara ini, sudah sempat kita sampaikan dalam diskusi ngobrol-ngobrol bahwa untuk Depok ini tidak gampang, karena dia disamping karakter Depok sendiri dengan luas wilayah yang relatif tidak terlalu luas, tetapi tingkat kepadatan penduduk sangat tinggi hampir 2 juta penduduk. Nah disisi lain juga ada permasalahan geografi, kita tahu tidak ada batas alam yang memisahkan Depok dengan wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, salah satu langkah terbaik yangdapat disarankan oleh Mendagri ialah dengan melakukan proteksi perorangan. Ada empat cara proteksi perorangan secara universal dalam menghadapi pandemi covid-19 ialah:

“Satu pakai masker, dua adalah cuci tangan, yang ketiga jaga jarak, keempat menghindari kerumunan sosial. Easy to talk but difficult to implement, mudah mengatakan melaksanakannya sulit,” imbuhnya.

See also  Antisipasi Kondisi Cuaca, Pertamina Perkuat Stock Pasokan Bbm Ke Pulau Enggano

Mendagri juga menyampaikan agar daerah-daerah yang dikategorikan zona merah seperti Depok agar sebaiknya memiliki Lab khusus sehingga memiliki kemampuan untuk melakukan tes covid-19 secara proaktif, sehingga hasilnya dapap dievaluasi dengan pengambilan kebijakan secara tepat.

“Supaya kita tahu siapa yang positif atau negatif untuk melakukan karantina, dipisahkan, yang kedua bisa melakukan penyerangan yang lebih agresif di daerah itu, penyerangan apa? ya mulai hidup sehat, kampanye PKK. Kemudian penerapan protokol, sehingga penerapan protokol yang paling utama adalah masker,” terangnya.

Mendagri juga mendorong Pemda untuk melakukan penelitian secara cepat agar mengetahui akar permasalahan warga Depok masih kurang paham terhadap fungsi dan penggunaan masker. Ia berharap ada sosialisasi baik secara door to door maupun melalui media konvesional/media sosial.

“Hipotesis saya dua, tidak mau pakai karena dia tidak mengerti buat apa ini masker, saya mengalami, istri saya mengalami, ada juga yang tau tetapi mengganggu, tidak terbiasa dengan kebiasaan baru, terganggu. Nah kita harus buat ini supaya tidak mengganggu bagi dia. Ini adalah kebutuhan untuk melindungi dia, jadi masker ini penting sekali pakai, bagaimana masyarakatnya bisa mau memakai, ini sosialisasi,” terangnya.

Selain itu, menurutnya penggunaan masker ini dapat menekan kurva turunnya penyebaran covid-19 sampai dengan 50%-60%. Oleh sebab itu, berbagai upaya sosialisasi yang dapat dilakukan baik melalui struktur pemerintahan, ormas, tokoh-tokoh agama maupun local wisdom yang ada di Depok untuk mendorong masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan.

“Kemudian juga disini ketokohan agama itu sangat kuat sekali, gunakan juga jalur undang tokoh agama berikan spesifik penjelasan terkait ini juga penjelasan korban-korban yang ada. Local wisdom, dibeberapa daerah juga efektif menggunakan jalur wayang. Nah ini yang kita harapkan bisa dikerjakan di Depok ini, sekali lagi ini tidak gampang. Ini sudah heterogen cosmopolitan campur dengan wilayah yang masih kumuh, ada yang middle-class, ada yang low-class yang masih banyak,” jelasnya.

Berita Terkait

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan
Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan
Dukung Kelancaran Mudik, Hutama Karya Fungsionalkan Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai
Darwati A. Gani Siap Dukung Kegiatan Kaum Muda Aceh yang Bermanfaat
Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggan –Kayu Agung

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:40 WIB

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan

Sunday, 31 May 2026 - 22:21 WIB

Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Wednesday, 8 April 2026 - 13:22 WIB

Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Saturday, 4 April 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah

Tuesday, 17 March 2026 - 09:52 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB