PKB Soroti Kegagalan Target Pertumbuhan Ekonomi di 2019

Thursday, 20 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, Ratna Juwita Sari.

Anggota DPR RI, Ratna Juwita Sari.

DAELPOS.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) dalam pandangan Fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU P2APBN) Tahun Anggaran 2019 menilai Pemerintah gagal memenuhi target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019. Menurut Juru Bicara F-PKB Ratna Juwita Sari, capaian ini juga menurun dari realisasi pertumbuhan tahun 2018.

Dalam pidatonya di hadapan Rapat Paripurna DPR RI yang berlangsung di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2020), Ratna mengatakan bahwa dari tujuh indikator asumsi makro yang telah disepakati Pemerintah bersama DPR RI dalam proses penetapan APBN TA 2019 ternyata hanya tiga indicator yang bisa mencapai target. Ia menyatakan bahwa tren melesetnya beberapa target pencapaian indicator makro ekonomi di Indonesia dari tahun ke tahun ini harus disikapi oleh Pemerintah dengan serius dan berhati-hati.

“Sehingga tidak mengganggu optimalisasi pelaksanaan kebijakan fiskal yang diimplementasikan dalam APBN setiap tahun. Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019 tercatat sebesar 5,02 persen, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut belum memenuhi target pada APBN TA 2019. Pertumbuhan masih ditopang oleh komponen konsumsi yang berkontribusi sebesar 2,73 persen,” jelasnya.

Anggota Komisi VII DPR RI ini menjelaskan bahwa selama ini perlambatan pertumbuhan ekonomi paling besar disebabkan oleh menurunnya komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Menurut catatan F-PKB, dimana pada tahun 2018, PMTB berkontribusi sebesar 2,16 persen sedangkan di tahun 2019 PMTB hanya berkontribusi sebesar 1,47 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.

See also  Jalan Tol Tebing Tinggi-Dolok Merawan-Sinaksak Bakal Bertarif

Berita Terkait

Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua
Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”
Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar
Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren
Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Berita Terkait

Saturday, 7 February 2026 - 18:51 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo

Thursday, 5 February 2026 - 13:53 WIB

Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo

Thursday, 5 February 2026 - 09:30 WIB

Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Thursday, 5 February 2026 - 09:24 WIB

Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”

Wednesday, 4 February 2026 - 14:34 WIB

Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Berita Terbaru