Menjawab dan Mendorong Peran IPTEK dan Inovasi untuk Masyarakat, FORPRO Menggelar ICFP 2020 secara Virtual

Wednesday, 2 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (FORPRO) menggelar International Conference on Forest Products (ICFP) 2020 pada tanggal 1 Setember 2020. ICFP 2020 merupakan ICFP ke-3 yang diselenggarakan oleh FORPRO. Penyelenggaraan kali ini sangat spesial karena dilaksanakan secara virtual, dan mengangkat seri tematik 12th International Symposium of IWoRS (Indonesian Wood Research Society).

ICFP 2020 kali ini, penekanan akan pentingnya inovasi pengolahan hasil hutan untuk masyarakat menjadi fokus utama dan tertuang dalam tema “Forest Products Processing Innovations for Communities and Sustainable Forest and Environmental Management”. Tema tersebut sejalan dengan kondisi saat ini, dimana pengolahan hasil hutan membutuhkan teknologi yang andal untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, hemat sumber daya, memiliki prospek pasar yang baik, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Agus Justianto dalam sambutannya juga menguatkan tema ICFP 2020 tersebut. “IPTEK hasil hutan harus bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Hasil hutan harus dikelola dengan teknologi yang tepat agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan” ungkap Agus.

Agus Justianto berharap, konferensi internasional yang diselenggarakan dapat memberikan manfaat dan informasi yang berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi hasil hutan di masa depan.

ICFP 2020 menghadirkan 3 pembicara yaitu Prof. Kenji Umemura (Kyoto University), Prof. Nam Hun-Kim (Kangwon University), dan Dr. Jamaludin Malik (FORPRO). Para narasumber memberikan informasi dan sharing pengalaman dalam pemanfaatan hasil hutan dengan dipandu moderator Frida Lidwina, news anchor CNN Indonesia.

Pada sesi plenary, Agus Justianto hadir sebagai keynote speaker yang menyampaikan tentang pentingnya aktualisasi IPTEK dan inovasi dalam pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemik COVID-19. Dalam paparannya, kembali Agus menekannya penerapan IPTEK dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan.

See also  Wamendagri Sampaikan Terima Kasih kepada Asosiasi Bupati Pegunungan atas Komitmen Mendukung DOB

Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan sekaligus sebagai Ketua Penyelenggara ICFP 2020, Wening Sri Wulandari menyampaikan bahwa pada ICFP 2020, terdapat 75 IPTEK dan inovasi yang dipresentasikan oleh para peneliti dan akademisi dari berbagai bidang kepakaran dan instusi. “IPTEK yang dipresentasikan akan diterbitkan dalam IOP Publishing yang terindex Scopus. Saya berharap informasi IPTEK yang dipresentasikan menjadi modal untuk mengembangkan kolaborasi litbang ke depan” terang Wening.

ICFP 2020 dihadiri lebih dari 500 peserta pada sesi pleno. Pada sesi pararel, para peserta terbagi dalam 12 ruang zoom, berdiskusi dan berbagi informasi tentang capaian IPTEK terkait sub tema pengolahan hasil hutan kayu dan non kayu; biomass dan energy terbarukan; bio-composite dan nano technology; pengolahan kayu; kebijakan; dan pengelolaan hutan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Berita Terbaru