Pelayanan Publik Banda Aceh Diharapkan Menjadi Contoh di Pulau Sumatra

Monday, 14 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Kota Banda Aceh berhasil menyulap pasar menjadi Mal Pelayanan Publik. Langkah tersebut diharapkan bisa diikuti atau bahkan dijadikan contoh bagi pemerintah kota lain, khususnya di Pulau Sumatra.

Hal tersebut diungkapkan Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kementerian PANRB Noviana Andrina, saat audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Senin (14/09). “Semoga MPP Banda Aceh menjadi rujukan untuk wilayah Sumatra,” ungkapnya.

MPP di ibu kota Provinsi Aceh ini memiliki 101 jenis layanan dari 26 instansi. Lokasinya yang strategis, yakni di area Pasar Aceh, juga bisa menggeliatkan perekonomian masyarakat Banda Aceh.

Namun, Noviana tetap memberikan beberapa rekomendasi perbaikan atau usulan agar layanan di MPP Banda Aceh lebih optimal. Noviana memberi masukan agar arus lalu lintas di sekitar atau menuju MPP agar dibenahi, sehingga tidak terjadi kemacetan.

Hal lain yang diusulkan Noviana adalah agar lantai 4, bisa diisi oleh pusat jajanan serba ada (Pujasera) atau food court. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyambut baik usulan tersebut. Bahkan, ia berencana membangun kafe di atap MPP Banda Aceh yang akan disambungkan dengan Masjid Baiturrahman, sehingga juga bisa dijadikan wisata religi.

Dalam audiensi tersebut, Noviana menyampaikan bahwa hasil evaluasi pelayanan publik tahun 2019, Kota Banda Aceh meraih indeks pelayanan publik (IPP) tertinggi di Provinsi Aceh, yaitu 4,05 dengan kategori A- (Sangat Baik). IPP merupakan hasil akumulasi dari tiga unit penyelenggara pelayanan yang menjadi lokus evaluasi tahun 2019.

Unit tersebut adalah RSUD, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). RSUD mendapatkan IPP 3,79 (kategori Baik), DPMPTSP meraih IPP 4,21 (kategori Sangat Baik), dan Disdukcapil dengan IPP 4,14 (kategori Sangat Baik).

See also  Pelaku Usaha Mikro di Bandung Rasakan Manfaat Banpres Produktif

Menurut Noviana, komitmen dan langkah strategis kepala daerah merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelayanan prima suatu unit pelayanan publik. Noviana mengungkapkan akan terus melakukan koordinasi untuk meningkatkan pelayanan publik dari berbagai sisi.

Tidak lupa, Noviana mengingatkan agar Pemkot Banda Aceh agar mengelola pengaduan, serta menggunakan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai dasar perbaikan. “Semoga pelayanan publik di Kota Banda Aceh dapat mencapai pelayanan prima, dan menjadi unit pelayanan publik yang mampu berdaya saing dengan daerah lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Noviana.

Berita Terkait

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan
Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan
Dukung Kelancaran Mudik, Hutama Karya Fungsionalkan Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai
Darwati A. Gani Siap Dukung Kegiatan Kaum Muda Aceh yang Bermanfaat
Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggan –Kayu Agung

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:40 WIB

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan

Sunday, 31 May 2026 - 22:21 WIB

Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Wednesday, 8 April 2026 - 13:22 WIB

Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Saturday, 4 April 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah

Tuesday, 17 March 2026 - 09:52 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan

Berita Terbaru