Kementerian PANRB Raih Opini WTP Kelima Kalinya

Tuesday, 22 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk kelima kalinya mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2019 dari Kementerian Keuangan. Perolehan tahun ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara virtual.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan menyampaikan jumlah kementerian dan lembaga yang mendapatkan opini WTP meningkat. Dari 81 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) pada tahun 2018 menjadi 84 kementerian/lembaga untuk laporan keuangan 2019. Saat ini keuangan negara memiliki peranan dan kontribusi penting dalam mencapai kesejahteraan masyarakat, menciptakan keadilan sosial, dan pemerataan yang semakin kuat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah melakukan sinergi kuat di dalam mewujudkan pertanggungjawaban keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan,” ujarnya dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2019, secara virtual, Selasa (22/09).

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani menuturkan bahwa kenaikan opini WTP juga terjadi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Pada 2019, pemda yang mendapat opini WTP adalah sebanyak 486 dari 542 LKPD atau sebesar 89,7 persen. Pemda yang mendapat opini WTP terdiri dari 34 pemerintah provinsi, 87 pemerintah kota dan 365 pemerintah kabupaten. Dibandingkan dengan 2018, keberhasilan pemda yang mendapat opini WTP atas LKPD meningkat 7,9 persen.

“Saya berharap bahwa capaian tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan dan juga merupakan indikator semakin meningkatnya tata kelola di semua kementerian, lembaga dan daerah tidak hanya mengelola keuangan negara, barang miliki negara (BMN), namun di dalam menjalankan fungsi dan tugas tanggung jawab dipemerintahan,” terangnya.

Dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020, Sri Mulyani juga mengatakan pandemi Covid-19 menjadi tantangan berat dalam pengelolaan keuangan negara, termasuk dalam penyusunan laporannya. Menurutnya, pemerintah pusat dan pemda juga harus siap menjalani audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan dalam penanganan masalah kesehatan, sosial, dan ekonomi yang ditimbulkan pandemi.

See also  Jelang Libur Nataru, Kemenhub Sediakan 3.500 Kursi Gratis

“Presiden Joko Widodo selalu menekankan anggaran dana pemulihan ekonomi nasional harus segera disalurkan untuk menekan dampak pandemi terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, kecepatan tersebut tidak boleh mengabaikan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola keuangan yang baik,” jelasnya.

Ia berharap pengelolaan keuangan yang semakin baik harus tetap menjaga rambu-rambu pelaporan keuangan negara yang baik pula. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan akan terus dilakukan secara bersama-sama oleh BPK sebagai auditor eksternal, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai auditor internal, serta seluruh aparat aktif di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Selain memberikan penghargaan WTP, Kementerian Keuangan juga memberikan penghargaan bagi kementerian/lembaga atas kinerja terbaiknya mengelola barang milik negara (BMN). Penghargaan atas pengelolaan BMN dibagi dalam 5 kategori yaitu kategori pemanfaatan BMN (utilisasi), kategori kualitas pelaporan BMN, kategori sertifikasi BMN, kategori continuous improvement atau perbaikan yang terus menerus, dan kategori peer collaboration.

Berita Terkait

Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam
Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa
Perkuat SDM Infrastruktur Berkualitas, Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi
Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Berita Terkait

Monday, 26 October 2026 - 12:49 WIB

Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam

Monday, 26 October 2026 - 10:28 WIB

Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa

Monday, 26 October 2026 - 10:13 WIB

Perkuat SDM Infrastruktur Berkualitas, Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Saturday, 24 October 2026 - 18:33 WIB

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 October 2026 - 10:48 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Berita Terbaru

foto dok. Danantara

Ekonomi - Bisnis

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Tuesday, 27 Oct 2026 - 08:27 WIB

Ekonomi - Bisnis

Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi

Monday, 26 Oct 2026 - 22:09 WIB