BKSAP: Kerjasama Internasional dalam Pemenuhan Target UHC dan Penangangan Covid-19 Sangat Mendesak!

Wednesday, 30 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera mengungkapkan kerjasama internasional dalam usaha pemenuhan terget ‘Universal Health Coverage’ dan penanganan Covid-19 di negara-negara Asia-Pasific mendesak. Pandemi Covid-19 di katannya sangat memukul sektor kesehatan secara global.

“Kerjasama Internasional sudah sangat mendesak! Perlu ada fusion untuk mendorong terpenuhinya UHC di negara-negara Asia-Pasifik di tengah pandemi Covid-19 di, “ Kata Mardani usai menghadiri mengikuti konferensi virtual yang dihelat ‘Asian-Pacific Parliamentarian Forum on Global Health’ (APPFGH), di Ruang Pimpinan BKSAP, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Secara global, per 25 September 2020, ada lebih dari 32 juta kasus yang dikonfirmasi termasuk lebih dari 980 ribu kematian yang dikonfirmasi.

Mardani mengungkapkan, pandemi Covid-19 merupakan alarm untuk negara di dunia pentingnya pemenuhan UHC sebagai bagian dari komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara global menuju seluruh penduduk dunia yang lebih sehat pada tahun 2030.”Terlebih, UHC merupakan komintmen para pemimpin dunia tahun lalu,” ujarnya.

Anggota Parlemen Indonesia asal daerah Pemilihan Jakarta timur itu juga mengatakan kerjasama multirateral ini harus cepat diupayakan salah satunya dalam inovasi menemukan serum anti virus Covid-19, “Dunia harus segera bersatu dan menjadikan ini momentum solidaritas Internasional untuk bersatu dan membangun kekuatan dan ketahanan UHC yang merata di tiap-tiap negara,” kata Mardani.

Dalam kesempatan itu, Mardani mempertanyakan gap antar tiap negara dalam melakukan servis, Covid-19 ini memperlihatkan dibutuhkannya keterhubungan secara internasional untuk meningkatkan kapasitas kesehatan terutama bagi negara berkembang

Selain itu juga, mardani mempertanyakan bagimana WHO sendirian untuk merangkul seluruh metter negara tapi disaat yang sama negara besar tidak mendukung, bagaimana WHO bisa membuat kebijakan/ intervensi yang efektif terutama untuk mengingkatkan kerjasama multirateral sehingga tercipta koneksi secara internasional sehingga terpenuhinya UHC dan bisa memerangi Covid-19 global

See also  Bahlil Tinjau Hunian Sementara, Warga Mengaku Puas dengan Fasilitas Pemerintah

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB