Gandeng Petani Madu Dunia, UMKM Binaan Pertamina Inisiasi Honey Global Project

Tuesday, 6 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Salah satu tujuan pemberdayaan UMKM Mitra Binaan PT. Pertamina (Persero) adalah menjadikan UMKM tersebut Go Global. Mampu bersaing di kancah internasional dan mengangkat produk dalam negeri lebih mendunia. Seperti yang dilakukan Bali Honey, UMKM Binaan Pertamina yang sedang menginisiasi Honey Global Project.

Pemilik usaha Bali Honey, Ismail Marzuki menjelaskan, Honey Global Project merupakan gerakan untuk membuat produk madu dalam negeri bisa go internasional. Untuk mewujudkan itu semua, pihaknya harus menggandeng petani madu dari beberapa negara. ”Kebetulan punya teman sesama petani madu di Australia, Eropa, Amerika, dan negara Asean juga. Kita inisiasi untuk buat gerakan ini,” katanya.

Kesepakatan yang telah dibuat, lanjut Ismail, oleh peserta project adalah dengan membuat sebuah toko madu. Isinya, merupakan hasil madu murni ataupun olahan dari berbagai dunia, termasuk Indonesia. Dengan begitu, cita rasa dan khasanah madu asal Indonesia akan dapat dirasakan oleh masyarakat macanegara. ”Kami yakin mereka (orang asing) akan suka dengan madu kita,” tegasnya.

Tidak hanya seputar jual-beli madu. Komitmen yang telah disepakati dalam project Global itu adalah tentang kelestarian madu asli. Yakni dengan mengembangkan dan melestarikan madu alami yang berasal dari berbagai bunga asli Indonesia. Dengan begitu cita rasa khas madu tersebut hanya mampu ditemui di Indonesia.

“Salah satu contohnya madu dari bunga pohon randu. Pohon ini menghasilkan kapuk untuk bantal atau kasur. Tapi, karena banyak yang pindah menggunakan springbed, pohon ini sudah dianggap tidak berguna. Karena kayunya juga tidak keras. Akhirnya ditebang. Padahal madu yang dihasilkan dari nektar bunganya sangat enak,” papar Ismail.

Untuk itulah, Honey Global Project akan membuat sebuah gerakan global antar petani madu binaan agar madu alami bisa lestari. Dengan begitu, mampu menghasilkan produk madu alami yang berdaya saing global. Selain itu juga memberdayakan para petani madu agar dapat sejahtera dan lebih berdikari.

See also  Istana Waspadai Pengangguran Picu Konflik Sosial saat Corona

Ismail sendiri menjadi Mitra Binaan Pertamina sejak tahun 2020 ini. Namun, sejumlah manfaat sudah dirasakan hingga kini. Mulai dari peningkatan produksi hingga jaringan yang lebih kuat dalam memasarkan produk. Potensi usahanya pun masih bisa berkembang secara pesat.

Betapa tidak, omzet bulanan yang diperolehnya rata-rata mencapai 150 juta. Sedangkan pada bulan-bulan tertentu dimana hasil panennya melimpah, usahanya mampu mengantongi penghasilan hingga lebih dari Rp 200 juta perbulan. ”Jika cuaca sedang bagus dan tidak musim hujan, hasil panen bisa banyak dan kualitas juga bagus,” tuturnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menambahkan, Pertamina mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh UMKM Bali Honey. Menurutnya, usaha tersebut turut mendongkrak upaya mengenakan produk asli Indonesia menjadi Go Global. Sehingga turut membantu upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi Nasional dampak pandemi Covid-19.

Pertamina melalui Program Kemitraan, lanjut Fajriyah, akan mendorong seluruh UMKM Mitra Binaannya mampu mengikuti jejak Bali Honey hingga Go Global. Sejumlah pembinaan dan pendampingan intensif akan diberika Pertamina untuk menuwudkan misi tersebut. “Kami akan upayakan seluruh Mitra Binaan kami bisa naik kelas hingga Go Global,” pungkas Fajriyah.**

Berita Terkait

Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata
Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu
Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera
Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan
Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk
HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 19:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata

Wednesday, 15 April 2026 - 18:16 WIB

Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata

Tuesday, 14 April 2026 - 06:48 WIB

Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif

Monday, 13 April 2026 - 18:23 WIB

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Sunday, 12 April 2026 - 11:22 WIB

Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera

Berita Terbaru

Energy

PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Friday, 17 Apr 2026 - 16:26 WIB

Berita Utama

Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global, Transmigrasi Naik Kelas

Friday, 17 Apr 2026 - 16:24 WIB

Berita Terbaru

Bahlil Amankan Pasokan Migas dari Rusia, BBM RI Dijamin Aman hingga 2026

Friday, 17 Apr 2026 - 12:59 WIB