Presiden Joko Widodo Dijadikan Nama Jalan, Refleksi Hubungan RI-UEA

Wednesday, 21 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding menilai pemberian nama jalan Presiden Joko Widodo di seruas jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab merefleksikan hubungan erat RI – UEA. Menurutnya, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk persahabatan dan betapa UEA menghargai Indonesia.

“UEA itu begitu menghargai negara Indonesia dan mereka menganggap Indonesia sebagai negara yang patut untuk diajak bersahabat atau bersaudara. Penggunaan nama Pak Jokowi oleh UEA juga menjadi kado bagi Presiden Jokowi, terutama untuk satu tahun pemerintahannya yang kedua ini, dan menjadi kado untuk 6 tahun Jokowi berkarya untuk Indonesia,” ujar Karding kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Selain itu, lanjut politisi F-PKB itu, Pemerintah UEA dianggap sangat menghargai kepemimpinan Presiden Jokowi. Karding menyebut, Jokowi dianggap sukses di mata dunia. “Mereka juga menghargai kepemimpinan Pak Jokowi. Memang selama kepemimpinan Pak Jokowi ini selain di dalam negeri, di luar negeri dianggap sukses membangun bangsa kita. Beliau juga mampu berkomunikasi, membangun relasi yang baik dengan negara-negara, khususnya negara-negara di Timur Tengah , termasuk UEA,” jelas Karding.

Diharapkan dengan peresmian nama jalan Presiden Joko Widodo yang dituliskan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab tersebut, dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan UEA. “Ini adalah jalan yang baik buat kita untuk memperkuat hubungan sosial ekonomi politik kita dengan mereka. Mudah-mudahan ke depan, relasi-relasi persahabatan ini mendatangkan manfaat yang baik untuk Indonesia,” tandas Karding.

Sebagaimana diketahui, peresmian Jalan Presiden Joko Widodo digelar Senin (19/10/2020), pukul 16.45 waktu setempat oleh Chairman Abu Dhabi Executive Office, Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Jalan Presiden Joko Widodo yang diresmikan itu berada di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

See also  Senin Besok, Pemprov DKI Terapkan PTM Terbatas Hari Pertama Semester Genap Sesuai SKB 4 Menteri

Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis optimis penamaan jalan Presiden Joko Widodo itu akan semakin memperkokoh dan meningkatkan hubungan bilateral RI – UEA yang semakin erat belakangan ini. Penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah jumlah nama tokoh Indonesia yang ada di luar negeri, seperti Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Ajeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag.

Berita Terkait

Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional
HK Mengajar “Inspiring Leaders” Dari Riau, Akan Hadir di Lebih Banyak Kota
Dorong Ketahanan Energi Kawasan, Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ASEAN
Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026
AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan
Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 19:14 WIB

Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat

Sunday, 10 May 2026 - 18:17 WIB

Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran

Friday, 8 May 2026 - 17:08 WIB

Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Friday, 8 May 2026 - 16:40 WIB

HK Mengajar “Inspiring Leaders” Dari Riau, Akan Hadir di Lebih Banyak Kota

Thursday, 7 May 2026 - 18:41 WIB

Dorong Ketahanan Energi Kawasan, Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ASEAN

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran

Sunday, 10 May 2026 - 18:17 WIB