PLN Luncurkan Smart and Green Building, Dorong Kantor Lebih Efisien dan Rendah Emisi

Sunday, 10 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran program Smart and Green Building yang dilakukan secara simbolis oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief (keempat dari kiri); Komisaris Independen PLN, Mutanto Juwono (ketiga dari kiri); Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (keempat dari kanan); Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (kedua dari kiri); Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (ketiga dari kanan); Executive Vice President Umum dan Aset Properti PLN, Khairullah (kiri); Direktur Pelayanan Teknologi Informasi PLN Icon Plus, Fintje Lumembang (kedua dari kanan); serta Direktur Utama Dana Pensiun PLN, Antonius Artono (kanan) di Kantor Pusat PLN, Jakarta pada Jumat (8/5).

Peluncuran program Smart and Green Building yang dilakukan secara simbolis oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief (keempat dari kiri); Komisaris Independen PLN, Mutanto Juwono (ketiga dari kiri); Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (keempat dari kanan); Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (kedua dari kiri); Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (ketiga dari kanan); Executive Vice President Umum dan Aset Properti PLN, Khairullah (kiri); Direktur Pelayanan Teknologi Informasi PLN Icon Plus, Fintje Lumembang (kedua dari kanan); serta Direktur Utama Dana Pensiun PLN, Antonius Artono (kanan) di Kantor Pusat PLN, Jakarta pada Jumat (8/5).

daelpos.com – PT PLN (Persero) mulai menerapkan sistem pengelolaan energi pintar di gedung perkantorannya melalui program Smart & Green Building yang diluncurkan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (8/5). Lewat program ini, kantor PLN telah dilengkapi PLTS Atap, sistem pengatur penggunaan listrik, hingga pendingin ruangan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan perkembangan teknologi membuat pengelolaan energi di gedung kini semakin terintegrasi dan otomatis. Oleh karena itu, PLN perlu beradaptasi dengan membangun sistem energi yang lebih fleksibel dan modern.

“Dulu, paradigma PLN adalah menjual listrik dan mengoptimalkan biaya. Sekarang PLN bertransformasi menjadi Energy Digital Platform yang mengorkestrasi ekosistem energi melalui kolaborasi dan value creation,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi seperti PLTS Atap, kendaraan listrik, hingga otomasi bangunan membuat gedung dan rumah kini tidak lagi hanya menjadi pengguna energi.

“Ke depan gedung dan rumah tidak lagi hanya memakai energi, tetapi juga mampu memproduksi dan mengelolanya sendiri. Karena itu PLN harus siap menghadapi ekosistem energi yang semakin digital dan dua arah,” imbuhnya.

Sebagai proyek percontohan, Gedung Trapesium di Kantor Pusat PLN kini telah dilengkapi PLTS Atap berkapasitas 89,28 kilowatt peak (kWp) yang terintegrasi dengan Energy Management System sebagai pusat kendali digital gedung. Sistem tersebut memungkinkan pemantauan dan pengaturan penggunaan energi secara lebih efisien dan real time.

Komisaris Independen PLN, Andi Arief menilai penerapan Smart & Green Building menjadi langkah penting agar PLN dapat menghadirkan praktik efisiensi energi secara nyata di lingkungan perusahaan.

“Kita ini perusahaan penjual energi. Tidak elok rasanya kalau bicara transisi energi kepada pelanggan, tetapi kantor kita sendiri masih boros. PLN harus menjadi etalase efisiensi energi itu sendiri,” ujar Andi.

See also  Pertamina Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Mataram

Ia menambahkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Sustainability bukan sekadar biaya tambahan, tetapi bagian dari efisiensi dan investasi masa depan perusahaan,” tambah Andi.

Sementara itu, Executive Vice President Umum dan Aset Properti PLN, Khairullah menjelaskan bahwa program Smart & Green Building dijalankan melalui sinergi PLN Group di mana PLN Icon Plus bersama Dana Pensiun PLN sebagai building management provider dengan skema managed service.

“Pada tahap awal 2026, PLN memulai implementasi di 10 gedung, termasuk Gedung Trapesium Kantor Pusat PLN yang telah beroperasi dengan PLTS Atap dan Energy Management System terintegrasi,” ujar Khairullah.

Pada tahap awal tersebut, PLN menargetkan pemasangan PLTS Atap berkapasitas 1.100 kWp dan 471 unit IoT Smart AC yang terhubung dengan sistem pemantauan energi digital.

Ke depan, PLN telah memetakan sekitar 400 gedung yang layak dipasangi PLTS Atap dari total 1.300 gedung yang dikelola perusahaan di seluruh Indonesia.

“Dalam roadmap 2026–2035, PLN menargetkan kapasitas PLTS Atap mencapai 12 megawatt peak (MWp), penggunaan 7.251 unit IoT Smart AC, serta kontribusi pengurangan emisi karbon hingga 0,3 juta ton CO2 equivalent,” tutup Khairullah.

PLN menargetkan program ini diterapkan secara bertahap pada ratusan gedung PLN group di seluruh Indonesia hingga 2035 sebagai bagian dari modernisasi pengelolaan energi dan operasional perusahaan.

Berita Terkait

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap
PLN Icon Plus Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan melalui Program Iconnectivity for Education
PLN EPI Perkuat Budaya Zero Waste melalui Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang Tekstil
ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi
Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi
PLN Icon Plus Perkuat Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah Kepulauan
PLN Icon Plus Laksanakan Reforestasi di Kaki Gunung Arjuno–Welirang
PLN EPI Gelar Financial Wellbeing Series, Perkuat Literasi Keuangan Pegawai
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 27 June 2026 - 12:14 WIB

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Friday, 26 June 2026 - 14:48 WIB

PLN EPI Perkuat Budaya Zero Waste melalui Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang Tekstil

Thursday, 25 June 2026 - 16:28 WIB

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Wednesday, 24 June 2026 - 18:03 WIB

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 17:55 WIB

PLN Icon Plus Perkuat Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ganjil Genap Gerbang Tol Tetap Mengacu Aturan Lama

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:41 WIB

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris / foto ist

News

Kasus Penyekapan Bandung, Fahira Sampaikan Tujuh Desakan

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:29 WIB