Dimulai, Persiapan Pembangunan Tol Yogyakarta – Bawen Sepanjang 75,8 Km

Friday, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN. Salah satu ruas tol yang memasuki tahap persiapan pembangunan adalah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 Km.

Sebagai kemajuan untuk persiapan pekerjaan konstruksi, pada hari ini dilakukan Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Yogyakarta Bawen antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Jogja Bawen,
Penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dan PT. Jasamarga Jogja Bawen, dan
Penandatanganan Perjanjian Regres antara Menteri PUPR dengan Direktur Utama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) yang dilaksanakan di kawasan Borobudur, Jumat (10/11/2020).

Acara dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan Pemprov Jawa Tengah oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Jateng Peni Rahayu serta Komisaris dan jajaran direksi BUJT pelaksana konstruksi yakni PT. Jasa Marga, (Persero) Tbk, PT. Adhi Karya (Persero), Tbk, PT. Pembangunan Perumahan (Persero), Tbk, PT. Waskita Karya, Tbk, Direksi PT. Brantas Abipraya, Direksi PT. Jasamarga Jogja Bawen, dan Direksi PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia, PT. Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko, dan Balai Konservasi Borobudur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan meningkatkan konektivitas wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar). Tol ini merupakan bagian dari jaringan jalan Tol Trans Jawa bagian Selatan-Tengah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian nasional, menambah kapasitas jaringan jalan, serta menurunkan biaya transportasi dan logistik melalui satu jaringan tol yang terintegrasi.

See also  The 19th Indonesia – Korea Road Conference, Kementerian PUPR dengan Korsel Perkuat Kerjasama di Bidang Jalan

“Saya berharap pada Agustus 2021 kita akan mulai, tidak perlu ada ground breaking yang penting infrastrukturnya jadi. Tinggal nanti kita tinjau sudah progres atau belum, sehingga Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian,” kata Menteri Basuki di Yogyakarta, Jumat (13/11/2020).

Jalan Tol Yogyakarta – Bawen sepanjang 75.8 Km melintas di dua provinsi, yakni Jawa Tengah (sepanjang 67,05 Km) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 8,77 Km. Ruas tol ini terdiri dari 6 seksi yaitu Seksi 1 Sleman – Banyurejo (8,25 Km), Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 Km), Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 Km), Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,46 Km), Seksi 5 Temanggung-Ambarawa 22,56 Km, Seksi 6 Ambarawa-Bawen (5,21 Km).

Dalam pembangunannya Tol Yogyakarta Bawen memiliki 6 Simpang Susun (SS) yaitu SS Bawen, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur dan SS Banyurejo. Nantinya juga dilengkapi dengan 6 buah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area terdiri dari 2 buah Tipe A dan 4 Tipe B.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan mulai konstruksi pada Agustus 2021 setelah proses pembebasan lahan selesai dan dapat beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2023. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku Badan Usaha Jalan Tol yang dibentuk oleh konsorsium pemenang lelang.

“Masa pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar 14,2 Triliun Rupiah dan IRR sebesar 12,48%,” ujar Danang Parikesit.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Satrio Sugeng Prayitno, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Dwi Purwantoro, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng Cakra Nagara. (*)

Berita Terkait

Perkuat Konektivitas Mendukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Dukung Proyek IJD di Maluku Utara
Menteri Dody Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat IPWL Sofifi di Maluku Utara Layak, Aman dan Nyaman
Kementerian PU Siapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Tuntas 2026
80 Tahun Indonesia Merdeka: Hutama Karya Menghubungkan Nusantara
Menteri Dody: Kualitas Bangunan SRMP 26 Kota Ternate Maluku Utara Bagus
Kementerian PU Integrasikan Infrastruktur Air dan Jalan, Dukung KSPP Wanam Merauke sebagai Lumbung Pangan di Indonesia Timur
Perkuat Ketahanan Pangan di Trenggalek, Bendungan Bagong Jadi Penyangga Utama Pasokan Air Irigasi
Dukung Irigasi MT I Tahun 2025/2026, Bendungan Kedungombo Siap Aliri Sawah Sesuai Kebutuhan Petani

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:45 WIB

Perkuat Konektivitas Mendukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Dukung Proyek IJD di Maluku Utara

Friday, 29 August 2025 - 08:58 WIB

Menteri Dody Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat IPWL Sofifi di Maluku Utara Layak, Aman dan Nyaman

Thursday, 28 August 2025 - 18:13 WIB

Kementerian PU Siapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Tuntas 2026

Thursday, 28 August 2025 - 16:30 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka: Hutama Karya Menghubungkan Nusantara

Thursday, 28 August 2025 - 08:44 WIB

Menteri Dody: Kualitas Bangunan SRMP 26 Kota Ternate Maluku Utara Bagus

Berita Terbaru

Berita Utama

Pesan Wamendes: Peserta PANALPDP Harus Jadi Kreator Desa

Friday, 29 Aug 2025 - 21:08 WIB