Menkopolhukam dan Mendagri Bersyukur Pilkada di Tengah Pandemi Berjalan Lancar

Monday, 14 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD bersyukur, kecemasan Pilkada bakal jadi kluster besar penyebaran virus bisa diatasi. Setidaknya, jika melihat apa yang terjadi saat pemungutan suara Pemilih Kepala Daerah (Pilkada) kemarin, pada 9 Desember 2020.

” Kami bersyukur Alhamdulillah berhasil mengatasi kekhawatiran dan kecemasan yang dulu Pilkada serentak ini dilaksanakan di dalam suasana Covid, pada waktu itu banyak sekali usul kepada pemerintah agar Pilkada ditunda, sampai kapan? tidak tahu, pokoknya ditunda, karena apa? karena kalau Pilkada diadakan pertama katanya akan menjadi klaster Covid, ” kata Mahfud dalam konferensi pers usai Rapat Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang digelar di Amarta Ballroom Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Senin (14/12/2020).

Menurut Mahfud, saking khawatirnya, ada yang menghitung, jika Pilkada tidak ditunda akan ada penularan sampai akhir pemilihan sebanyak 3 juta. Atau setidaknya 200 ribu orang terinfeksi kalau Pilkada tidak ditunda. Sehingga pemberitaan waktu itu Pemerintah ini harus memilih menyelamatkan rakyat atau Pilkada.

” Tapi karena itu kita berpikir terus kalau tidak ada Pilkada, kapan menunggu sampai kapan itu tidak ada, kapan selesainya corona? Kita laksanakan dengan Bismillah, semua saran kita tampung, kita siapkan protokol kesehatan, dan Alhamdulillah belum ada kasus bahwa kerumunan Pilkada itu menjadi klaster baru,” ujarnya.

Covid-19, kata Mahfud, memang masih ada. Masih menyebar, baik di daerah yang tidak menggelar Pilkada atau tidak. Tapi justru yang menarik, penyebaran lebih banyak di daerah yang tidak ada Pilkada. Meski begitu, Mahfud berterima kasih atas semua peringatan dari banyak pihak. Karena bagaimana pun yang khawatir itu, dasarnya karena itu, mereka sangat cinta kepada bangsa. Kepada rakyat sehingga mereka mengingatkan itu.

See also  Kementerian PUPR Siapkan Langkah Penanganan Menindaklanjuti Rapid Assesment Banjir di Jabodetabek

” Tapi berdasar itu kami mengatur protokol kesehatan dengan baik dan tingkat partisipasi Alhamdulillah, dulu partisipasi kita Pilkada Serentak 2015 itu adalah 69 persen, 69,02 persen, dikatakan kalau ada Pilkada ini akan turun menjadi 50 paling banyak 55 persen, sekarang naik menjadi 75,83 persen. Jauh lebih tinggi dari Pemilu yang tertinggi di Amerika, sebanyak 69 persen. Kita sekarang melampaui menjadi 75,83 persen. Hampir 7 persen naiknya. Ini Alhamdulillah dan tahapan masih akan terus berlangsung, saya atau kami tadi bersepakat agar supaya KPU, Bawaslu, Forkopimda terus bekerja agar tetap tertib sampai perhitungan selesai, sampai kalau perlu nanti kalau ada yang mau ke Mahkamah Konstitusi dipersilahkan ke Mahkamah Konstitusi ” tutur Menkopolhukam.

Tidak lupa Mahfud juga berterima kasih kepada seluruh Ormas, LSM dan civil society yang secara objektif mengkritisi jalannya tahapan Pilkada. Juga kepada NU, Muhammadiyah dan lainnya yang sudah menyatakan bersyukur atas keberhasilan Pilkada ini.

” Syukur ini sungguh-sungguh kami panjatkan sebagai syukur yang sesungguhnya karena menurut agama “ Lain syakartum la azidannakum wala in kafartum inna adzabi lasyadid, kalau kamu bersyukur akan Ku tambah nikmat Ku, tapi kalau kamu tidak bersyukur ingkar maka akan Saya beri azab yang sungguh-sungguh. Mari kita bersyukur Alhamdulillah, ” katanya.

Di acara yang sama, Mendagri juga mengucapkan syukur yang sama. Kata Mendagri setelah pemungutan suara digelar, ia merasa lega. Bahkan bangga. Sebab sebagai perbandingan saja, di tahun 2020 ini lebih kurang ada 90-an negara yang melaksanakan election, baik local elections atau central government atau national election. Dan Pilkada yang digelar di Indonesia tahun ini adalah pemilihan nomor dua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat. Namun dari sisi penyelenggaraan pemilihan berjalan cukup baik.

See also  Berkat Program Korporasi Jagung, Lampung Timur Siap Jadi Sentra Benih

” Saya kira diantaranya pengaturan mengenai jam (pemungutan). Itu sangat berpengaruh, dan ketegasan dari rekan-rekan pengamanan, Polri, TNI dan Satpol PP yang sudah menyelesaikan mencoblos langsung pulang. Yang tinggal hanya saksi-saksi,” katanya.

Pengaturan jam pemungutan suara, kata Mahfud, setidaknya bisa mencegah kerumunan. Selain mempermudah para petugas di TPS karena kerja mereka ritmenya konstan, tidak ramai setelah itu kosong, ramai lagi. Kalau seperti itu melelahkan, namun ketika konstan, para petugas TPS kerjanya menjadi lebih rileks.

” Nah ini saya kira mudah-mudahan bisa menjadi model untuk bukan hanya Pilkada di masa pandemi, tetapi model ke depan. Kemudian juga bisa kita sharing kepada rekan-rekan kita di negara lain karena bangsa kita mampu melaksanakan agenda sangat kolosal, di mana lebih kurang 76 juta dari 100,3 juta pemilih (terlibat),” kata Mendagri.

Menurut Mendagri, Pilkada Serentak ini adalah peristiwa kolosal. Tapi kemudian dapat diatur dengan lancar. Artinya ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang kuat. Dan apa yang terjadi di Pilkada, hasil dari kerja sinergi dan koordinator yang baik antara semua unsur di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.

” Dukungan Bapak Presiden saya kira sangat berpengaruh, kemudian juga Bapak Menkopolhukam yang mengoordinir secara langsung setiap Rakor-rakor bahkan pengecekan langsung, monitoring langsung pada saat hari H. Semua pihak penyelenggara, kemudian juga para pengaman dan juga, baik tingkat pusat dan daerah, terutama di daerah itu terima kasih juga kepada rekan-rekan partai politik karena koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bapak Menkopolhukam dengan seluruh Sekjen partai politik mereka memberikan arahan-arahan kepada jajaran masing-masing, ke Paslon-paslon dan pendukung, sehingga kepatuhan itu bisa juga bisa terjadi,” tutur Mendagri.

See also  Melalui Pelatihan, Kemenkop dan UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Destinasi Wisata Super Prioritas

Mendagri juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat, terutama yang menggunakan hak pilihnya. Ia pun berdoa, siapapun yang terpilih dengan tingkat partisipasi yang tinggi akan mendapatkan legitimasi dan dorongan-dorongan yang kuat dari rakyatnya untuk membangun daerahnya masing-masing.

” Terutama dalam waktu yang singkat ini adalah menghadapi pandemi dan dampak sosial serta ekonomi untuk pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor
Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:47 WIB

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat

Wednesday, 28 October 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Tuesday, 27 October 2026 - 21:40 WIB

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara

Tuesday, 27 October 2026 - 21:29 WIB

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

Tuesday, 27 October 2026 - 09:01 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Friday, 30 Oct 2026 - 00:05 WIB