Teknologi Kereta MCK Kementerian PUPR Permudah Penyediaan Sanitasi dan Air Bersih di Daerah Rawan Bencana

Saturday, 26 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengembangkan inovasi Kereta Mandi, Cuci, Kakus, dan Wastafel (Kereta MCK) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sanitasi dan air minum yang cepat, praktis, dan efisien. Desain Kereta MCK dibuat dengan sistem mobile agar mudah untuk berpindah melayani dari satu tempat ke tempat lain, sehingga teknologi ini tepat untuk digunakan di wilayah terdampak bencana maupun pada daerah-daerah yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dukungan inovasi dan teknologi diperlukan dalam upaya membangun infrastruktur yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, dan ramah lingkungan juga didorong guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan generasi mendatang.

Inovasi Kereta MCK merupakan pengembangan dari purwarupa teknologi Toilet Mobile yang dibuat Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR pada 2019. Dimana Kementerian PUPR melakukan replikasi perdana perekayasaan fasilitas mandi, cuci, kakus, dan wastafel menjadi satu kesatuan kompak dalam bentuk Kereta, yang kemudian diberi nama Kereta MCK.

Kereta MCK memiliki kapasitas tangki air sebesar 7.000 liter, diproyeksikan mampu melayani hingga sekitar 350 orang per hari dengan konsumsi 20 liter/orang/hari. Dalam penerapannya Kereta MCK memiliki beberapa keunggulan yakni modul yang kompak dan kokoh, ramah bagi lansia dan anak-anak, dan kapasitas tampungan air bersih besar serta dilengkapi fasilitas penerangan untuk penggunaan malam hari.

Kereta MCK memiliki tiga fungsi yang dapat digunakan untuk mandi dengan kapasitas 4 bilik (dua bilik pria dan dua bilik wanita), cuci dengan tersedianya sink cuci kustom dan keran otomatis henti yang difungsikan sebagai tempat mencuci tangan, mencuci baju, dan keperluan lainnya, serta Kakus yang tersedia 4 kloset jongkok dilengkapi dengan jet-washer dan flushing.

See also  Kemensos dan Pemprov Jabar Sepakat Pindahkan PM "Wyata Guna"

Secara spesifikasi, dimensi Toilet Mobile memiliki panjang 4,9 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3,2 meter. Toilet Mobil terdiri dari 2 bilik laki-laki dan 2 bilik perempuan yang difungsikan sebagai tempat untuk mencuci peralatan makan di samping kiri dan kanan bodi kendaraan. Bilik toilet MCK yang tersedia dalam setiap unitnya memiliki dimensi panjang 1,5 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 2 meter.

Selain tangki air bersih, Kereta MCK tersebut juga dilengkapi dengan dua boks reservoir untuk pengelolaan air limbah berupa grey water masing-masing berkapasitas 100 liter dan 2 boks reservoir air limbah untuk black water masing-masing berkapasitas 300 liter. Bahan boks reservoir terbuat dari stainless steel ukuran kombinasi 3-4 mm.

Saat ini Kereta MCK yang telah dibuat secara custom dengan kebutuhan biaya Rp 445 juta per unit dan diharapkan dapat dilanjutkan diproduksi secara massal sehingga biaya dapat menjadi lebih terjangkau. Kereta MCK menjadi alternatif teknologi dalam penyediaan sanitasi tanggap darurat dengan desain untuk mengatasi permasalahan dan mitigasi sanitasi lingkungan yang tercemar oleh limbah domestik terutama pada daerah bencana alam dan non alam. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Friday, 18 September 2026 - 10:47 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih

Wednesday, 16 September 2026 - 23:30 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Berita Terbaru

Berita Utama

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:29 WIB

Olahraga

Timnas Voli Beri Perlawanan Ketat Jepang

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:14 WIB

Berita Utama

Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:05 WIB

Berita Terbaru

Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Saturday, 19 Sep 2026 - 22:05 WIB

Nasional

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Saturday, 19 Sep 2026 - 21:59 WIB