Perbaikan Data Raya agar Distribusi Bansos Efektif, Efisien, dan Tepat Sasaran

Wednesday, 6 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oleh @mardanialisera

DAELPOS.com – Meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran akibat tekanan pandemi harus jadi perhatian. Bu Risma sebagai mensos baru perlu lebih berinovasi, sebab menjadi menteri dengan masalah yang lebih beragam dengan skala nasional, tidak bisa diselesaikan hanya dengan blusukan.

Pemerintah perlu untuk terus rajin koordinasi dan menyiapkan sistem evaluasi yang terukur. Mengingat salah satu problem klasik negeri ini antar kementerian masih memiliki data yang berbeda dan kerap timbul ego sektoral.

Mensos perlu ‘blusukan’ di perapian data. Data raya (big data) mesti baik, benar, dan akurat. Ini jauh lbh penting demi perbaikan distribusi Bansos yang lebih tepat sasaran, transparan dan efektif-efisien.

BPS mencatat jumlah penduduk miskin akibat Covid-19 2020 meningkat. Tercatat sebesar 26,42 juta orang atau meningkat 1,28 juta orang dari tahun 2019. Keterlambatan bantuan akibat tumpang tindih birokrasi, SOP yg kurang jelas dan data yang tidak akurat menjadikan manajemen distribusi bantuan sosial sembako sblmnya amat lemah.

Rekomendasi dari KPK layak dipertimbangkan, Pemerintah harus menggabungkan 3 basis data orang miskin yang dikelola 2 dirjen & 1 sekjen karena pasti terjadi tumpang tindih. Mengingat PKH data base sendiri, BPNT sendiri dan DTKS juga sendiri. Rapihkan mulai dari kriteria hingga pola updatingnya karena kerap kali tidak akurat.

Pemerintah juga harus  lebih responsif, salah satunya dengan  mengefektifkan kanal bantuan warga terkait Bansos. Dengan begitu, kanal tersebut  dapat menjadi salah satu mekanisme untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak dipotong oleh oknum-oknum  anyg  tidak bertanggung jawab.

Lalu buat mekanisme penyaluran yang manusiawi dan efektif. Jangan lagi ada antrian, jangan lagi ada korupsi dan jangan lagi dijadikan alat politisasi. Pastikan semua terkoneksi dengan perbankan. Petugas penyuluh sosial yang dimiliki Kemensos bisa membantu membuatkan rekening bank dan mengajarkan cara untuk dapat uangnya.

See also  Realisasi Investasi Hingga September 2021 Capai Rp659,4 Triliun

Perlu disadari bahwa presiden dan menteri adalah milik bangsa Indonesia. NKRI bukan hanya milik satu daerah/provinsi, semua daerah mesti merasakan perhatian yang sama demi keadilan yang sesungguhnya di negeri tercinta.

Semoga mekanisme yang baru ini kian mudah terawasi. Tidak ada lg penyelewengan seperti  kemarin  yang jelas-jelas merugikan pemerintah, masyarakat, sampai pelaku usaha yang amat perlu program tersebut untuk mendongkrak daya beli di tengah pandemi Covid-19.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Energy

Dosen ITPLN Suroso Pimpin PLN, Ini Harapan Kampus

Saturday, 17 Oct 2026 - 13:21 WIB