Perempuan Inspiratif Selamatkan Bumi

Friday, 23 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kembali menyelenggarakan Diskusi Pojok Iklim secara virtual dengan mengangkat tema “Perempuan Inspiratif Selamatkan Bumi”, untuk mendengar kontribusi yang dilakukan oleh perempuan di lapangan, yaitu penyuluh kehutanan dan polisi kehutanan (Polhut) wanita, sehingga setiap orang dapat terinspirasi untuk terus bertekad memperjuangkan dan menyelamatkan lingkungan hidup, pada Rabu, (21/4).

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK, Laksmi Dhewanthi dalam sambutan pengantarnya menjelaskan bahwa banyak upaya, inisiatif, gagasan dan aksi yang sudah dilakukan perempuan-perempuan di tingkat tapak hingga global dengan cara apapun dan dalam bentuk apapun. Semua aksi-aksi cerdas di tingkat tapak tersebut akan menjadi penguat semangat untuk terus memberdayakan masyarakat, menebarkan semangat kepedulian lingkungan, dan menebar manfaat bagi kehidupan yang lebih baik.

Laksmi menyampaikan beberapa penggalan kalimat dari surat Kartini yang dibukukan dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang, yang dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus bertekad memperjuangkan dan menyelamatkan lingkungan hidup. “Sebagai Penyuluh, Polhut dan Manggala Agni, wanita berjuang bukan karena perempuan tapi karena sadar akan perannya sebagai manusia yang berdedikasi, yang mencintai sepenuh hati mencurahkan daya upaya dan tenaganya untuk menjaga bumi tanpa meninggalkan fungsi sebagai wanita seutuhnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Kabupaten Cianjur, Euis Maryati menyampaikan pengalamannya dalam membawa Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri maju menjadi kelompok yang mandiri dan sudah mendapatkan pengakuan melalui berbagai pengharagaan yang diperoleh.

Kini usaha yang dikelola KWT Dewi Sri sangat beragam antara lain cuka kayu yang sudah mampu dipasarkan secara nasional dan mampu memberikan peningkatan pendapatan bagi anggota kelompoknya.

See also  Pertamina Bawa Batik Difabel Boyolali ke Pentas Dunia

Kemudian, Penyuluh Kehutanan Penyelia UPTD KPH Bali Utara, Neneng Anengsih membagikan pengalaman dan upayanya dengan melakukan pendampingan pelestarian lingkungan bersama kelompok tani binaannya. Strateginya adalah dengan mengacu pada visi misi pembangunan Bali berdasarkan tata kehidupan Krama Bali yaitu menyatu dengan alam berdasarkan nilai-nilai filsafat sad kertih Bali. Menurutnya, dengan demikian akan mudah bersinergi dengan para pihak dan kemungkinan adanya resistensi menjadi rendah.

“Penyuluhan pelestarian lingkungan dilakukan ke lintas generasi, mencakup isu atau permasalahan riil di lapangan yang kemudian berujung pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari sisi penghasilan atau tambahan pendapatan. Pelestarian lingkungan yang dilakukan secara komprehensif kemudian berbuah penghargaan Kalpataru,” paparnya.

Sementara itu, Polisi Kehutanan Muda, BPPHLHK Wilayah Sulawesi, Santi menerangkan bahwa Polisi Kehutanan wanita selain memberi dukungan di rumah tangga juga mendukung tugas di luar sebagai Polhut yaitu memberi perlindungan, pengamanan, pelestarian kawasan hutan di Indonesia. “Peranan ini menjadi setingkat/sama dengan Polhut laki-laki dalam menghadapi penjahat illegal logging, penjahat pertambangan, penjahat lingkungan, dan tantangan yang sekarang adalah menghadapi penjahat yang terorganisir, banyak menggerakkan stakeholder lain atau oknum-oknum yang bermain,” terangnya.

Profesionalitas seorang Polhut wanita semakin meningkat seiring dengan modus oprandi kejahatan yang semakin meningkat pula. Yang dibutuhkan adalah keberanian seorang Polhut wanita dalam situasi konflik bisa menempatkan diri bertindak secara profesional.

Disamping itu, Penyuluh Kehutanan Kabupaten Cilacap, Indarwati menyampaikan ide dan kreasi dalam membuat kain ecoprint dengan memanfaatkan potensi hasil hutan bukan kayu nabati dari kelompok pewarna alami. Kain ecoprint ramah lingkungan karena memanfaatkan bahan-bahan organik yang diambil tanpa merusak lingkungan serta meminimalisir penggunaan bahan-bahan kimia berlebihan yang dapat berpengaruh terhadap perubahan iklim.

See also  Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1441H Jatuh pada 31 Juli 2020

Ia berpendapat, pengembangan kain ecoprint mampu menjadi alternatif usaha kelompok binaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di akhir diskusi, Kepala Pusat Penyuluhan BP2SDM KLHK, Mariana Lubis memberikan sambutan penutupnya dengan menyampaikan bagaimana para penyuluh, dan kelompok tani hutan binaannya serta polhut telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk penyelamatan bumi di tingkat tapak secara nyata. Peran yg dijalankan oleh para ujung tombak garda terdepan pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini menjadi semakin penting dalam rangka mencapai ketahanan iklim.

“Dari penjelasan para narasumber mencerminkan tidak ada halangan bagi perempuan untuk berprestasi sebagaimana harapan Kartini. Emansipasi yang dilakukan bukanlah merupakan pemberontakan terhadap pria. Di sisi lain, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan peluang yang sama bagi perempuan maupun laki-laki untuk berkarya membangun negeri.” katanya.

Diskusi yang dipandu oleh Manager Stakeholder Engagement MFP4, Hening Parlan ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, organisasi non-pemerintah, perguruan tinggi, sektor privat dan individu.

Berita Terkait

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru
Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 16:58 WIB

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Berita Terbaru

Petugas PLN sedang melakukan penataan instalasi dan kabel kelistrikan di kawasan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai proses persiapan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Energy

PLN Perkuat Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB

Nasional

Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:01 WIB

foto istimewa

Olahraga

Gol Injury Time Bawa Persija Tekuk Persib

Saturday, 12 Sep 2026 - 19:08 WIB