WNA Belanda yang Disebut Serobot Tanah Warga Kebon Jeruk, Ini Penjelasannya

Saturday, 5 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist / Net

foto Ist / Net

DAELPOS.com – Warga negara asing ( WNA ) Belanda Nick Paenders (57) menjelaskan bahwa dirinya tidak menyerobot tanah tetangganya Ishak (69) di Kompleks Duta Buntu, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut Nick, hal itu sudah diselesaikan oleh pihak ketiga yakni Kelurahan Duri Kepa dan sudah diukur bahwa lahan tersebut tidak melewati batas lahannya.

Pembangunan tembok di lantai atas juga sudah mendapat izin oleh Ishak. “Dari tembok yang baru itu kita mundurin jadi masuk yang tembok baru itu sebenarnya bukan di lahan Ishak tapi di lahan saya,” ujar Nick melalui terjemahan istrinya Bianca Paenders saat ditemui di rumahnya, Jumat (4/6/2021).

Setelah tembok yang lama dibangun mundur ke belakang, dia tidak ada niat jahat sama sekali kepada tetangganya meski sempat diancam beberapa kali. “Jadi saya mesti ngapain lagi untuk masalah itu,” katanya.

Soal reruntuhan material bangunan yang jatuh di tanah Ishak, menurut Nick, tidak pernah sekalipun membuang reruntuhan material itu. “Yang terjadi adalah ada kucing lewat di steger. Kucingnya jatuh dan lubangnya (di lahan Ishak) itu lubang kucing bukan bangunan. Itu sebenarnya kalau mau diurut yang jalanan ini di mana tempat bangunan jatuh itu tempat umum,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ishak mengatakan, material rumah Nick yang sedang dalam pembangunan diduga sering jatuh ke lahan warga sehingga menyebabkan kerusakan bangunan.

“Kebun saya itu ada tembok pembatas, memang dia bikin juga tembok tapi malah sebagian temboknya berdiri di atas tembok saya,” ujar Ishak, Kamis (3/6/2021).

See also  296th IPU Executive Committee: Mardani doromg IPU fokus tangani akar masalah konflik

Berita Terkait

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret
Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan
Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:03 WIB

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret

Tuesday, 5 May 2026 - 18:09 WIB

Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Sunday, 3 May 2026 - 20:27 WIB

7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB