Air Minum dan Sanitasi Jadi Kebutuhan Warga, Menteri PUPR Tekankan Fungsi Pentingnya Kurangi Kemiskinan dan Stunting

Thursday, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III Tahun 2021 pada Kamis, (25/11/2021). Program Pamsimas merupakan program pemberdayaan masyarakat di bidang air minum dan sanitasi yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan dan pengelolaan.

“Air minum dan sanitasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dapat menekan angka kemiskinan dan stunting,“ kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menteri Basuki mengatakan bahwa program Pamsimas telah berlangsung selama 14 tahun mulai tahun 2008. Hingga saat ini, program Pamsimas telah berhasil memberikan kontribusi capaian akses air minum kepada 23,57 juta jiwa dan sanitasi kepada 16,44 juta jiwa yang tersebar di 33 provinsi, 408 kabupaten/kota, dan lebih dari 35.000 desa.

“Capaian ini melebihi target yang telah ditetapkan pada awal program Pamsimas. Dengan capaian yang besar tersebut maka terdapat juga tanggung jawab besar untuk menjaga keberlangsungannya. Mohon dicek secara berkala apakah Pamsimas yang sudah dibangun sudah berfungsi dengan baik atau belum dan segera laporkan apabila ada kendala atau tidak berfungsi,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki menekankan pembangunan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di perdesaan harus berfokus pada Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, dan Rehabilitasi (OPOR) demi memastikan keberlanjutannya. Peran dan fungsi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) serta para kepala daerah sangat penting dalam pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) terbangun dan menjaga keberlanjutannya melalui pelatihan, pendampingan dan pembinaan, khususnya dalam hal mengelola pembukuan, keuangan, operasional, dan pemeliharaan SPAMS.

See also  Jokowi Tiba di Jateng untuk Resmikan Jalan Tol Semarang-Demak

Program Pamsimas juga meningkatkan kepedulian Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa untuk sektor air minum dan sanitasi serta meningkatkan jumlah kabupaten yang mereplikasi Program Pamsimas dengan dana APBD. Hal ini tentunya membanggakan, namun masih banyak desa yang belum mendapatkan program Pamsimas maka Kementerian PUPR mengharapkan kepada Pemerintah Desa dan Kabupaten untuk dapat mereplikasi program Pamsimas.

“Saya minta program Pamsimas diutamakan di daerah-daerah yang tidak ada air lalu kita carikan air, bukan kita bikin proyek di daerah yang sudah banyak air. Kepada para pengelola dan kepala daerah tolong bisa memperbanyak program Pamsimas di daerah yang langka air,” ucap Menteri Basuki

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) A. Halim Iskandar melalui Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito mengungkapkan Program Pamsimas telah menjadi platform Nasional dalam pembangunan air minum dan sanitasi di Perdesaan. Program Pamsimas ini adalah program kolaboratif yang melibatkan berbagai stakeholder mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan masyarakat, termasuk juga dukungan dari Bank Dunia, Pemerintah Australia, Water.org, Baznas dan dunia usaha melalui dana CSR.

“Program Pamsimas merupakan program inklusif yang melibatkan peran aktif masyarakat mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pemeliharaan dan program ini akan dikelola oleh masyarakat melalui KPSPAMS,” ujarnya.

Pada acara Rakornas Pamsimas 2021 tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Pamsimas Award 2021 yang terdiri dari 3 kategori yaitu Kabupaten Terbaik, KPSPAMS Terbaik, serta Tenaga Pendamping Pamsimas Terbaik. Menteri Basuki menyampaikan para pemenang tidak hanya diberikan penghargaan berupa piagam saja, tetapi juga akan diberikan pula program Pamsimas tambahan di daerah-masing-masing.

Turut hadir dalam acara Rakornas Pamsimas 2021 antara lain Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa & PDTT Sugito, Plt Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Sugeng Haryono, para pejabat tinggi madya dan pratama pada Kementerian pelaksana program Pamsimas, serta para narasumber yaitu Bupati Kaimana Freddy Thie, Fasilitator Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota Program Pamsimas Uriati, Sekretaris KPSPAMS Desa Selenrang Kabupaten MarosRiska Ekawati, serta warga Kampung Bambu Kuning Desa Gunung Menyan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor M. Misbah. (*)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta

Thursday, 22 Oct 2026 - 13:04 WIB