Tinjau Jembatan Gantung Baledu, Menteri Basuki : Jaga Kualitas Dan Keamanannya

Tuesday, 14 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi meninjau lokasi Jembatan Gantung Baledu sepanjang 120 meter di Desa Baledu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, Senin (13/12/2021).

Menteri Basuki berpesan agar jembatan yang dibangun pada tahun 2019 dan mulai digunakan sejak Februari 2020 tersebut terus dijaga kualitasnya terutama terkait keamanan bagi para pengguna jembatan.

“Tolong dicek terus kualitas dan keamanannya karena keberadaan jembatan gantung sangat penting untuk mempermudah akses dan memperpendek jarak tempuh bagi masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan mempermudah silaturahmi antar warga,” kata Menteri Basuki.

Jembatan Gantung Baledu menghubungkan Dusun Kahuripan, Desa Kedu, Kecamatan Kedu dengan Dusun Pacitran, Desa Baledu, Kecamatan Kandangan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah Satrio Sugeng Prayitno mengatakan, jembatan sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter ini dikerjakan oleh KSO PT Unggul Perdana Mulya – PT. Aditya AP dengan nilai kontrak Rp3,5 miliar.

Selain jembatan tersebut, Satrio mengatakan, BBPJN Jawa Tengah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Kalipupu pada tahun 2020 yang menghubungkan antara Dusun Tlogowungu di Desa Munca dengan wilayah perbatasan Kabupaten Temanggung.

Jembatan Gantung Kalipupu memiliki total panjang 84 meter dengan lebar 1,8 meter dikerjakan oleh KSO PT Unggul Perdana Mulya – PT. Aditya AP dengan nilai kontrak Rp1,2 miliar.

Sebelumnya pada tahun 2018, juga telah diselesaikan Jembatan gantung Soropadan yang menghubungkan Dusun Jurangsari, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dengan Dusun Karanglo, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Jembatan gantung dengan panjang 90 meter dan lebar 1,8 meter yang membentang di atas Kali Elo tersebut dibangun dengan biaya Rp2,9 miliar.

See also  Jokowi Akan Bagikan Bansos Hingga Resmikan Infrastruktur di Jabar dan Jateng

Turut hadir dalam tinjauan tersebut, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah Satrio Sugeng Prayitno, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Dwi Purwantoro, Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi, dan Kepala BPPW Jawa Tengah Cakra Nagara. (*)

Berita Terkait

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
PT Hutama Karya (Persero) Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Saturday, 13 June 2026 - 12:14 WIB

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:23 WIB