Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2022 di Suaka Margasatwa Pulau Rambut

Thursday, 3 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melalui Direktorat Bina Pengelolaan dan Pemulihan Ekosistem menyelenggarakan kegiatan Perayaan Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day) tahun 2022 pada Rabu (2/2) di Kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut, Jakarta.

Sebagai salah satu negara yang memiliki ekosistem lahan basah terluas di Asia, setelah China, Pemerintah Indonesia, melalui Direktorat Jenderal KSDAE selaku Administrative Authority Ramsar Indonesia, berkewajiban untuk mensosialisasikan nilai penting lahan basah kepada seluruh lapisan masyarakat diantaranya melalui penyelenggaraan Perayaan Hari Lahan Basah Sedunia setiap tahunnya.

Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day/ WWD) yang diperingati setiap tanggal 2 Februari merupakan hari peringatan ditandatanganinya perjanjian internasional untuk melindungi lahan basah di seluruh dunia, atau lebih dikenal dengan Konvensi Ramsar, di Kota Ramsar, Iran pada tahun 1971. Dimana konvensi Ramsar bertujuan untuk mendorong upaya konservasi dan pemanfaatan lahan basah secara bijaksana melalui aksi nasional dan kerjasama internasional untuk mewujudkan pembangunan secara berkelanjutan di seluruh dunia.

Tema global Hari Lahan Basah Sedunia tahun 2022 adalah“Value-Manage-Restore-Love Wetlands”, yang dimaksud sebagai seruan kepada para pihak untuk mensosialisasikan aksi pengelolaan lahan basah melalui penyediaan anggaran, sumberdaya manusia dan kebijakan untuk penyelamatan lahan basah dan pemulihan lahan basah yang telah terdegradasi.

Kegiatan Perayaan Hari Lahan Basah Sedunia tahun ini dilaksanakan bersama-sama dengan perwakilan dari Direktorat Teknis Lingkup Ditjen KSDAE, Petugas Balai KSDA DKI Jakarta, Petugas Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Pemerintah Daerah Kepulauan Seribu, Yayasan Lahan Basah, serta masyarakat sekitar Pulau Rambut. Dengan Rangkaian kegiatan terdiri dari pelepasan 100 ekor tukik jenis penyu hijau, bersih-bersih dan pilah sampah yang terkumpul penanaman 400 bibit mangrove yang ditanam dengan metode rumpun berjarak dalam 4 bedeng.

See also  Pj. Heru Tegaskan OPD Harus Wujudkan Manajemen Pemerintahan yang Akuntabel

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam melakukan upaya konservasi lahan basah serta semakin tersosialisasikannya keberadaan dan peran penting SM. Pulau Rambut sebagai salah satu Situs Ramsar di Indonesia.

Suaka Margasatwa Pulau Rambut dipilih sebagai lokasi peringatan karena memiliki ciri khas ekosistem mangrove dan habitat burung khususnya jenis-jenis burung merandai dan beberapa burung migran sehingga kawasan ini juga dikenal sebagai surga burung pantai di pantai Jakarta Utara. Beberapa jenis burung dilindungi yang terdapat pada kawasan ini antara lain Pecuk Ular, Roko-roko, Bluwok, Kuntul, Pelatuk Besi, Cangak, Elang bondol dan juga dapat dijumpai berbagai jenis burung penyanyi seperti Kepodang, Jalak Suren, Kutilang, dan Prenjak.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

News

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Wednesday, 7 Oct 2026 - 08:23 WIB