Waspadai Peningkatan Kasus COVID-19 di Sejumlah Negara, Menkes: Segerakan Vaksinasi

Monday, 14 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kasus COVID-19 di sejumlah negara seperti Hongkong, Korea Selatan, dan Inggris kembali mengalami peningkatan yang cukup tinggi karena ada subvarian Omicron BA.2. Peningkatan kasus di Hongkong juga berdampak pada peningkatan tingkat kematian yang tinggi terutama di kelompok masyarakat lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong laju vaksinasi terutama bagi kelompok rentan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, Senin (14/03/2022), melalui video konferensi.

“Yang meninggal dan masuk rumah sakit di seluruh dunia, kita lihat di Hongkong yang di media juga banyak, itu adalah yang lansia dan vaksinasinya belum lengkap. Oleh karena itu, perlu sekali kita menyegerakan vaksinasi minimal lengkap atau minimal dua dosis, idealnya tiga dosis, ke para lansia kita untuk melindungi mereka,” ujar Menkes.

Budi mengungkapkan, vaksinasi lengkap untuk golongan lansia di Hongkong masih sangat rendah yaitu sekitar 26 persen. Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Indonesia untuk menekan angka kematian akibat COVID-19, yaitu dengan terus mendorong vaksinasi terutama bagi kelompok lansia.

“Bagaimana caranya kita bisa mengurangi orang yang masuk rumah sakit dan yang orang yang meninggal adalah dengan memastikan percepatan vaksinasi khususnya untuk lansia, ayah-ibu kita, kakek-nenek kita yang usia di atas 60 tahun, karena sudah terbukti mereka adalah orang-orang atau segmen populasi yang sangat rawan untuk masuk ke rumah sakit dan meninggal. Kita harus membantu meyakinkan mereka agar bisa divaksin minimal dua dosis, idealnya malah tiga dosis,” ujarnya.

See also  Audiensi dengan Lemhannas, Gus Halim Pamerkan Keberhasilan Program Transmigrasi

Lebih lanjut, Menkes juga mengimbau masyarakat untuk tidak memilih-milih vaksin karena semua vaksin yang ada sudah teruji keamanan dan efikasinya.

“Kecepatan vaksinasi akan sangat menentukan perawatan di rumah sakit dan yang wafat. Oleh karena itu, tolong segera divaksinasi baik itu vaksinasi pertama, vaksinasi kedua, maupun vaksinasi ketiga tanpa memilih jenis vaksinnya karena semua vaksin yang ada efikasinya sudah lolos dari efikasi WHO,” ujarnya.

Dengan percepatan laju vaksinasi yang terus dilakukan, Menkes pun berharap kondisi pandemi di tanah air dapat terus membaik.

“Mudah-mudahan kalau kita bisa disiplin melakukan vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat dan juga khususnya lansia mudah-mudahan nanti di bulan puasa kondisi kita menjadi lebih baik. Dan ini merupakan salah satu kondisi agar kita bisa mengkaji kembali apa yang akan kita putuskan nanti di masa Ramadan dan Idulfitri tahun ini,” ujarnya.

Terkait Subvarian Omicron BA.2, Menkes mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil genome sequencing subvarian ini juga sudah terdeteksi di Indonesia, namun tidak terlihat memicu terjadinya lonjakan kasus COVID-19. Tren kasus nasional, imbuh Budi, juga konsisten menurun di mana angka reproduksi efektif (Rt) sudah menurun di setiap pulau besar di Indonesia. Dua provinsi yang masih menunjukkan tren kasus meningkat yaitu Kalimantan Utara dan Nusa Tenggara Timur.

“Dalam dua bulan lebih kita sudah melakukan 8.032 genome sequencing. Di akhir-akhir memang porsi (subvarian Omicron) BA.2 ini sudah dominan juga di Indonesia. Alhamdulillah kita tidak melihat, dan mudah-mudahan tidak akan melihat, adanya kenaikan kembali dari jumlah kasus,” tandasnya.

Berita Terkait

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan
Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi
Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi
Kementerian PU Perkuat Pembangunan Infrastruktur Papua Pegunungan
Terindikasi Judol, Pegawai Kementerian PU Mulai Disanksi
Belajar dari Tiongkok, Kementerian Transmigrasi Dalami Strategi Pembangunan Kawasan dan Penguatan Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 September 2026 - 08:23 WIB

Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Saturday, 12 September 2026 - 17:55 WIB

Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi

Saturday, 12 September 2026 - 09:49 WIB

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Friday, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Kementerian PU Perkuat Pembangunan Infrastruktur Papua Pegunungan

Berita Terbaru

Olahraga

PP PBVSI Lepas Tim Voli Pantai dan Indoor ke Asian Games 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 16:50 WIB

Dok: Panitia Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026, foto dari kiri ke kanan: Surya Abdulgani,S.Sos., M.Sc. (Pranata Humas Ahli Madya Kementerian Kehutanan), Perwakilan Ditjen Planalogi Kehutanan, Sapta Reny Purnama (Penalaah Teknis Bag. Hub Antar Lembaga), Perwakilan Ditjen PDASRH, Emillia  Rosa (Ketua Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026) dan Perwakilan PLN Indonesia Power)

News

Hutan.ID Fest 2026: Dari Refleksi Menuju Aksi Jaga Hutan

Sunday, 13 Sep 2026 - 15:29 WIB

Nasional

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 Sep 2026 - 13:54 WIB

Petugas PLN sedang melakukan penataan instalasi dan kabel kelistrikan di kawasan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai proses persiapan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Energy

PLN Perkuat Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB