KKP Tingkatkan Konsumsi Ikan Melalui Diversifikasi Olahan Produk

Sunday, 3 July 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) secara berkelanjutan berupaya meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI), salah satunya melalui diversifikasi olahan produk perikanan.

“KKP memiliki target AKI di tahun 2024, sebesar 62,05 kilogram per kapita per tahun. Pada 2021, tercatat AKI nasional mencapai 55,37 kg/kapita pada 2021. Angka tersebut  tumbuh 1,48 persen dibanding tahun sebelumnya, sebesar 54,56 kg/kapita,” ucap Kepala BRSDM, I Nyoman Radiarta.

Hal tersebut disampaikan Nyoman pada ‘Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan bagi Masyarakat di Kota dan Kabupaten Lampung Timur pada 29-30 Juni 2022. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP Tegal), dengan inisiasi Anggota Komisi IV DPR RI, Dwita Ria Gunadi.

“Potensi perikanan wilayah Lampung Timur sangat besar. Produksi perikanan di Provinsi Lampung pada 2018 saja mencapai 156.135 ton dan Kabupaten Lampung Timur menyumbang 15.655 ton sehingga potensi perikanan tersebut dapat dimanfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah produk, salah satunya melalui diversifikasi olahan ikan,” terang Nyoman.

Kegiatan pelatihan diversifikasi olahan diikuti 300 peserta yang merupakan masyarakat kelautan dan perikanan dari Kota dan Kabupaten Lampung Timur. Peserta tersebut dibekali materi dan praktik berupa kebijakan pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan, strategi pengembangan usaha, pembuatan dimsum ikan bandeng, pembuatan terasi, dan kunjungan lapang. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh perikanan turut berperan mendampingi peserta baik selama pelatihan ataupun pasca pelatihan.

“Melalui pelatihan ini kami mendorong seluruh peserta untuk dapat berkecimpung di usaha olahan ikan, untuk meningkatkan investasi serta pemanfaatan teknologi, tentunya untuk menghasilkan produk-produk yang dibutuhkan pasar saat ini,” paparnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI, Dwita Ria Gunadi, pihaknya turut memberi motivasi kepada para peserta untuk mulai membuka usaha produk olahan ikan. “Proses pengolahan ini dapat memberi nilai tambah. Menu olahan ikan jadi bisa disimpan dan dijual dengan harga yang lebih tinggi. Oleh karena itu, para peserta harus bisa menjadi pelaku ekonomi setelah mendapat pelatihan ini.  Melalui giat ini kita juga harus bersama-sama berjuang melawan stunting. Turunkan terus angka stunting dengan memakan ikan,” tegas Dwita.

See also  Implementasi Kebijakan Satu Data Jadi PR Aksi Stranas PK 2021-2022

Lebih lanjut disampaikan Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP), Lilly Aprilya Pregiwati, kegiatan pelatihan ini juga mendorong gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), pasalnya AKI Provinsi Lampung saat ini masih 36,66 kg per kapita. “Pada tahun 2022 ini KKP juga memfokuskan kegiatan GEMARIKAN melalui upaya penurunan angka stunting. Indonesia saat ini masih menghadapi permasalahan gizi di masyarakat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018, sebanyak 30,8 persen anak balita mengalami pertumbuhan stunting atau kerdil akibat kekurangan gizi kronis,” jelasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur, Almaturidi yang diwakilkan oleh Wijanarko. Ia menuturkan suka citanya atas adanya pelatihan ini. “Terima kasih untuk berbagai pihak yang telah mengadakan pelatihan ini. Saya berpesan kepada semua peserta untuk mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga  melalui kegiatan ini para peserta bisa memanfaatkan momen pelatihan ini dan menyerap materi yang diberikan,” tuturnya.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh para peserta, salah satunya adalah Wulan yang turut memberikan kesan positif terkait pelatihan ini. Melalui pelatihan ini pihaknya berharap dapat meningkatkan taraf perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan Menteri Sakti Wahyu Trenggono turut mendorong masyarakat Indonesia untuk memilih ikan sebagai sumber protein utama melalui Gemarikan. Dengan strategi menggandeng lintas lembaga, lintas sektoral, lintas profesi serta lintas budaya di berbagai lokasi, Menteri Trenggono berharap agar Angka Konsumsi Ikan (AKI) dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berita Terkait

Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan
Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan
PT JJC Lakukan Kampanye Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 6 Arah Jakarta
Hutama Karya Terima Penghargaan dari PM Timor Leste Xanana Gusmão atas Proyek Jalan Maliana
PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini
Perkuat Digitalisasi Tol, Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Wajah Baru Command Center
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini

Berita Terkait

Friday, 24 April 2026 - 16:55 WIB

Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan

Friday, 24 April 2026 - 12:58 WIB

Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Thursday, 23 April 2026 - 15:12 WIB

PT JJC Lakukan Kampanye Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 6 Arah Jakarta

Thursday, 23 April 2026 - 09:31 WIB

Hutama Karya Terima Penghargaan dari PM Timor Leste Xanana Gusmão atas Proyek Jalan Maliana

Wednesday, 22 April 2026 - 20:29 WIB

PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini

Berita Terbaru