Kemendagri Dorong Pemerintah Desa Miliki Data Presisi

Tuesday, 8 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah desa memiliki data presisi. Data ini dibutuhkan untuk mendukung berbagai kebijakan terutama dalam menjalankan fungsi pemerintahan yang meliputi pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro dalam acara Seminar dan Sosialisasi Pemetaan Potensi Desa untuk Percepatan Pembangunan Daerah Kepulauan dan Pesisir di Gedung F Kantor Pusat Kemendagri, Selasa (8/11/2022). Kegiatan tersebut digelar oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO).

“Hari ini kami mulai mendorong desa-desa memiliki data presisi. Disebut presisi karena valid dan terukur, jadi pada saat Bapak mengajukan usulan kegiatan ke kabupaten harus berbasis data, karena akan lebih mudah dan diyakini usulan tadi,” jelas Suhajar di hadapan para peserta yang hadir.

Suhajar berharap, setiap desa memiliki data presisi seperti peta wilayahnya masing-masing yang digambarkan secara jelas. Peta ini tidak hanya menggambarkan kondisi wilayah, tetapi juga kondisi masyarakat termasuk tingkat kesejahteraannya. Adapun pembuatan peta ini dapat dilakukan pemerintah desa dengan memanfaatkan anggaran yang dimiliki.

Penyusunan data ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan drone participatory mapping (DPM). Cara ini merupakan pendekatan inklusif yang menempatkan relasi antara manusia dan teknologi untuk melakukan pengumpulan data desa presisi dengan mempertimbangkan dimensi spasial, teknologi digital, partisipasi warga dan sensus.

Data tersebut kemudian dapat menjadi dasar usulan pemerintah desa kepada pemerintah kabupaten seperti dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dengan data tersebut, usulan pemerintah desa dapat lebih mudah diyakini dan diakomodir dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

See also  Presiden Tegaskan Atasi Masalah dan Percepat Implementasi Redistribusi Tanah

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru

Nasional

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Saturday, 10 Oct 2026 - 11:07 WIB