Project Financing RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Deal of the Year se-Asia Pasifik

Friday, 23 February 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Project Financing Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan memperoleh penghargaan “Asia Pacific – Petchem Deal of The Year” dalam ajang Project Finance International (PFI) Awards Tahun 2023. PFI merupakan publikasi yang dimiliki oleh London Stock Exchange Group (LSEG) dan merupakan publikasi paling bergengsi dalam industri project finance yang menjadi acuan secara global oleh para profesional di industri ini. Para profesional pembiayaan proyek di seluruh dunia mengandalkan analisis kesepakatan PFI untuk mengidentifikasi peluang dan melacak pesaing mereka.

PFI Awards ini merupakan sebuah penghargaan bergengsi bagi Pertamina Group khususnya PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Kilang Pertamina Balikpapan bersama dengan legal advisor White & Case dan financial advisor Mizuho. Melalui kerja keras dan upaya tanpa kenal lelah tim Project Financing RDMP Balikpapan serta strong & steady leadership dari tim manajemen PT KPI dan PT KPB penghargaan ini berhasil diraih.

Penghargaan “Asia Pacific – Petchem Deal of The Year” diterima oleh Direktur Utama KPI – Taufik Aditiyawarman didampingi oleh Direktur Keuangan KPI – Fransetya Hasudungan Hutabarat dan Direktur Utama PT KPB – Feri Yani dalam ajang “PFI Awards Dinner Tahun 2023”, di London, Inggris tanggal 21 Februari 2024.

Taufik menjelaskan lebih lanjut, RDMP Balikpapan di Indonesia berhasil mencapai financial close pada Agustus 2023, dan menjadikannya sebagai salah satu pembiayaan proyek terbesar di Indonesia. “Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan kilang dan kapasitas operasionalnya. Kedepan diharapkan lebih banyak kilang Pertamina yang semakin efisiensi dan berkontribusi dalam pengurangan emisi – yang tentunya merupakan langkah positif dalam kelanjutan program net-zero emisi pemerintah,” ungkap Taufik.

See also  Serahkan Bantuan, Jokowi Minta Perawatan Verawaty Terjamin

Dalam penyelesaian project financing, proyek RDMP Balikpapan melibatkan 4 Export Credit Agency (ECA) dan 22 Commercial Banks. Keberhasilan dalam pelaksanaan project financing proyek RDMP Balikpapan, mulai dari sizing project financing yang cukup besar yaitu sebesar 3,1 miliar USD, project financing ini berhasil mendapatkan over-subscribed hingga 4,39 miliar USD (142%) meskipun di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak pada saat itu, ujar Taufik.

Selain itu keberhasilan lain dalam project financing ini adalah bisa mendapatkan bunga yang rendah. “Kami dengan bangga mempersembahkan The Biggest Project Financing yang melibatkan Export Credit Agencies (ECA), dengan nilai 3,1 miliar USD atau sekitar 45 triliun rupiah, demi ketahanan energi di Indonesia, dengan berkontribusi pada pengurangan import untuk mendukung kemandirian energi Indonesia,” papar Taufik.

RDMP Balikpapan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional Indonesia yang akan meningkatkan kapasitas kilang Balikpapan dari sekitar 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari, yang akan membantu memenuhi peningkatan permintaan bahan bakar dan produk petrokimia dalam negeri.

Per Februari 2024, progres utama untuk lingkup ISBL – OSBL Proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 88% selesai. Selain itu, proyek ini juga mengusung aspek keberlanjutan dan lingkungan dimana produk yang dihasilkan tergolong berkualitas tinggi berstandar Euro 5, yang memiliki kandungan sulfur lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

Sebagai salah satu proyek investasi terbesar di Indonesia, proyek Balikpapan akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar impor dan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah dengan melibatkan perusahaan lokal, menciptakan lapangan kerja lokal, dan menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 30%–35%. Selain itu dengan penambahan produksi BBM, LPG dan Petrokimia Nasional, diharapkan dapat menghemat defisit neraca perdagangan Indonesia hingga 2 Milyar USD per tahunnya. Keterangan lain terkait Project Financing RDMP Balikpapan juga dapat disimak melalui https://www.pfie.com/featured/pfi/yearbooks

See also  Syarief Hasan: Utang luar negeri semakin mengkhawatirkan

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance). PT KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG. PT KPI akan terus menjalankan bisnisnya secara professional untuk mewujudkan visinya menjadi Perusahaan Kilang Minyak dan Petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial serta memiliki tata Kelola perusahaan yang baik.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan kepercayaan investor global kepada Pertamina terus meningkat sejalan dengan keberhasilan perusahaan menjaga stabilitas keuangan sebagai perusahaan energi kelas dunia yang menjalankan bisnis berkelanjutan.

“Pertamina berhasil mempertahankan peringkat Investment Grade atau BBB dengan outlook Stabil dari Lembaga Pemeringkat Dunia, Fitch Ratings. Kepercayaan ini akan mendorong Pertamina terus meningkatkan kerja sama dalam mengelola bisnis energi yang inovatif dan ramah lingkungan,” ujar Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Danantara Bahas Strategi Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Menuju 6 Persen
Kemendes PDT dan Komisi V DPR RI Bahas Arah Kebijakan dan Anggaran Tahun 2027
Menteri Dody Pastikan Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas
Mendes Yandri Tunjuk Kabupaten Mojokerto Jadi Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2027
BRI Perkuat Pemberdayaan Warga Sanur Kaja
OJK Perkuat Budaya Menabung Generasi Muda Lewat Program KEJAR
Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z, Mendes: Tajir Melintir dari Desa
Menteri Rosan: Jakarta Jadi Gerbang Investasi dan Ekonomi Masa Depan

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 20:43 WIB

Kemendes PDT dan Komisi V DPR RI Bahas Arah Kebijakan dan Anggaran Tahun 2027

Monday, 31 August 2026 - 22:32 WIB

Menteri Dody Pastikan Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Monday, 31 August 2026 - 20:02 WIB

Mendes Yandri Tunjuk Kabupaten Mojokerto Jadi Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2027

Monday, 31 August 2026 - 15:16 WIB

BRI Perkuat Pemberdayaan Warga Sanur Kaja

Sunday, 30 August 2026 - 18:37 WIB

OJK Perkuat Budaya Menabung Generasi Muda Lewat Program KEJAR

Berita Terbaru

foto ist

News

Gaji Rp3 Juta Tak Otomatis Masuk Desil 10

Wednesday, 2 Sep 2026 - 09:52 WIB

Energy

Pertamax Green 95 Naik, Berlaku Mulai 2 September

Wednesday, 2 Sep 2026 - 09:13 WIB

Megapolitan

Kepulauan Seribu Pacu Inovasi Warga Jadi Penggerak Ekonomi

Wednesday, 2 Sep 2026 - 00:07 WIB