PLN Sukses Realisasikan PMN, Nyalakan 24 Jam Listrik di Wilayah 3T Riau

Sunday, 12 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Cimpur, Desa Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau bersuka cita saat penyalaan listrik 24 jam oleh PLN.

Warga Dusun Cimpur, Desa Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau bersuka cita saat penyalaan listrik 24 jam oleh PLN.

DAELPOS.com – Sebanyak 274 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Cimpur, Dusun IV Pauh Ranap dan Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau kini bisa menikmati listrik 24 jam. Hal ini setelah PT PLN (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah sukses menghadirkan listrik di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) dalam upaya mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Kehadiran listrik 24 jam ini disambut suka cita oleh warga setempat. Ahwan salah satu warga Dusun Cimpur mengatakan, masuknya listrik di wilayahnya menjadi berkah bagi warga yang telah lama mendambakan akses listrik.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah bekerja keras melistriki daerah kami. Masuknya listrik ini membawa berkah dan harapan baru bagi kami. Sebelum PLN masuk, kami hanya menggunakan penerangan yang terbatas dan seadanya saja, namun sekarang kami sudah bisa menikmati penerangan listrik 24 jam. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang telah menghadirkan listrik di dusun kami,” kata Ahwan.

Kebahagiaan yang sama juga diungkapkan oleh Sukirno warga Dusun IV Pauh Ranap yang sehari-hari berprofesi sebagai petani. Selain memberikan berbagai kemudahan, masuknya listrik PLN baginya juga mampu meringankan beban ekonomi warga. Sebelum hadirnya listrik PLN, dirinya menggunakan listrik genset berbahan bakar minyak dengan biaya operasional Rp 1,4 juta per bulan.

“Listrik yang mengalir dari genset pun hanya menyala 6 jam perhari. Tetapi sekarang sejak menggunakan listrik PLN, biaya perbulannya hanya Rp 150 ribu dan listriknya pun 24 jam. Sangat murah dan terjangkau,” kata Sukirno.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanahi bidang kelistrikan, pihaknya berkomitmen mendukung Pemerintah untuk meningkatkan elektrifikasi nasional. Hal ini juga selaras dengan wujud kehadiran negara dalam mengamalkan keadilan energi sejalan dengan sila kelima Pancasila.

See also  Gelar Lelang Terbesar, Bank Mandiri Perkuat Optimalisasi Aset

”Ini merupakan wujud nyata negara hadir bagi saudara kita yang berada di wilayah 3T. Dengan dukungan Pemerintah melalui PMN, perseroan terus mengupayakan pembangunan akses kelistrikan hingga ke ujung negeri sebagai wujud pengamalan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ujar Darmawan.

Darmawan berharap kehadiran akses listrik bagi warga mampu menjadi katalisator pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah 3T khususnya di Kabupaten Indragiri Hulu. Pihaknya pun berkomitmen untuk mengeskalasi elektrifikasi nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru negeri.

”Kami berharap dengan hadirnya akses kelistrikan di wilayah 3T bisa mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan di Indonesia,” lanjut Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR), Parulian Noviandri ikut menambahkan, guna menghadirkan akses kelistrikan di wilayah tersebut pihaknya membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah 11 kms dan trafo distribusi sebanyak 2 unit dengan kapasitas masing-masing 100 kiloVolt Ampere (kVA).

Meski wilayah tersebut berlokasi cukup terpencil atau berjarak sekitar 236 Km dari Kota Pekanbaru dan 100 Km dari Kota Rengat yang merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Indragiri hulu, tak menyulutkan semangat insan PLN guna menghadirkan akses kelistrikan bagi saudara-saudara di wilayah 3T.

”Kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan kesulitan mobilisasi material. Namun segala kesulitan tersebut tak membuat kami menyerah dan kami terus berusaha untuk melistriki semua pelosok negeri dengan sumber daya yang dimiliki agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100%, sehingga masyarakat di dusun-dusun terpencil dapat menikmati listrik,” tutup Parulian.

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 February 2026 - 13:27 WIB

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Berita Terbaru