Muhammadiyah Menjawab Bolehkah Daging Kurban Diolah dan Didistribusikan di Luar Hari Tasyriq

Monday, 17 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Seiring berjalannya waktu muncul suatu inovasi dalam distribusi daging hewan kurban. Salah satu permasalahan yang timbul ialah apakah daging kurban boleh diolah menjadi kornet untuk memperpanjang masa simpan dan kemudian didistribusikan setelah melewati hari tasyriq?

Pertanyaan di atas kerap muncul menjelang Hari Raya Idul Adha. Mengingat kebutuhan untuk menjaga daging kurban agar tetap layak konsumsi dan dapat didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan, mari kita tinjau bagaimana hukum Islam memandang hal ini.

Pada dasarnya, menurut Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Fuad Zein, daging kurban boleh diolah menjadi kornet atau bentuk olahan lainnya selama terdapat kebutuhan atau hajat yang jelas. Misalnya, ketika ada kaum muslimin yang miskin, kelaparan, atau tertimpa bencana. Mengolah daging menjadi kornet dapat menjadi solusi praktis untuk memastikan bahwa manfaat dari kurban dapat dirasakan lebih luas dan lebih lama.

Namun, ada syarat penting yang harus diperhatikan, yaitu penyembelihan hewan kurban yang akan diolah tersebut tidak boleh melampaui batas akhir waktu penyembelihan, yakni waktu maghrib pada tanggal 13 Zulhijjah, yang merupakan hari tasyriq terakhir. Hal ini sesuai dengan hadis yang menyatakan, “Semua hari tasyriq adalah waktu penyembelihan.” (HR. Ahmad).

Penyembelihan hewan kurban harus tetap dilakukan dalam rentang waktu yang telah ditetapkan syariat, yaitu hingga maghrib pada hari tasyriq terakhir 13 Zulhijah 1445 bertepatan dengan Kamis, 20 Juni 2024. Ini berarti, proses penyembelihan harus selesai sebelum waktu tersebut, meskipun pengolahan daging menjadi kornet dapat dilakukan setelahnya.

Manfaat Kornetisasi Daging Kurban

Mengolah daging kurban menjadi kornet dapat membantu mengatasi beberapa masalah praktis:

Pertama, kornet memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan daging segar, sehingga dapat disimpan untuk waktu yang lebih lama dan didistribusikan saat dibutuhkan.

See also  Kemendes PDTT Apresiasi Gebyar Sehat dari LPDP di Kulonprogo

Kedua, dengan membuat kornet, distribusi dapat dilakukan secara lebih efektif, terutama ke daerah-daerah yang sulit dijangkau atau yang sedang mengalami krisis.

Ketiga, dengan mengolah daging menjadi kornet, kita dapat mengurangi risiko pemborosan akibat daging yang tidak habis terdistribusi dalam waktu singkat.

Dengan demikian, umat Muslim yang ingin mengolah daging kurban menjadi kornet perlu memastikan bahwa seluruh proses penyembelihan dilakukan tepat waktu. Hal ini tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap hukum Islam, tetapi juga memastikan bahwa tujuan utama dari ibadah kurban, yakni berbagi dengan sesama, tetap tercapai.

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)
Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan
BULOG Hadirkan Beras Premium di Retail Modern
WFH ASN Diperpanjang Lagi
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang, Kerahkan Pompa hingga Pulihkan Akses
Menteri Dody Tancap Gas Rampungkan Sekolah Rakyat Kuantan Singingi
Gaspol Kendaraan Listrik! Purbaya: Insentif Lanjut, Prabowo Siapkan Stimulus Baru
Sudah Fungsional, Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara Siap Sambut MPLS Tahun Ajaran 2026-2027

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 17:55 WIB

Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)

Thursday, 6 August 2026 - 17:07 WIB

Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan

Thursday, 6 August 2026 - 16:29 WIB

BULOG Hadirkan Beras Premium di Retail Modern

Thursday, 6 August 2026 - 15:40 WIB

WFH ASN Diperpanjang Lagi

Wednesday, 5 August 2026 - 18:17 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang, Kerahkan Pompa hingga Pulihkan Akses

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR

Friday, 7 Aug 2026 - 13:00 WIB