Seluruh Puskesmas di Jakarta Siap Layani Semua Siklus Hidup

Wednesday, 7 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Daerah Khusus (DK) Jakarta Heru Budi Hartono meluncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Tebet pada Selasa (6/8/2024).

ILP merupakan wujud dari transformasi layanan primer yang bertujuan untuk menata, merevitalisasi, dan menyelaraskan berbagai pelayanan kesehatan primer, termasuk 10.000 puskesmas dan 300.000 posyandu di seluruh Indonesia, agar kualitasnya semakin baik.

Menkes Budi menjelaskan, revitalisasi pusat pelayanan kesehatan primer akan fokus pada tiga hal utama. Pertama, penerapan ILP akan memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia.

Artinya, pelayanan kesehatan primer tidak hanya melayani kesehatan ibu dan bayi, tetapi juga anak, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia. “Jadi, puskesmas dan posyandu tugasnya dua. Pertama memberikan pendidikan dan edukasi. Kedua, pencegahan dilakukan dengan imunisasi dan skrining kesehatan,” kata Menkes Budi.

Kedua, program ILP akan mengubah bentuk pelayanan kesehatan dari yang sebelumnya belum sepenuhnya terdigitalisasi menjadi sepenuhnya (full) terdigitalisasi. Para petugas kesehatan akan diberikan dasbor digital untuk memantau kesehatan di setiap wilayah, sehingga semua penyakit masyarakat bisa tercatat dengan baik. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk memberikan terapi ataupun pengobatan dengan tepat.

Selanjutnya, karena fokus penerapan ILP ini adalah semua siklus hidup, pelayanan kesehatan yang diberikan juga akan disesuaikan dengan jenjang usianya. Adapun, pelayanan kesehatan yang akan diberikan di antaranya edukasi kesehatan, skrining kesehatan, hingga pemberian imunisasi. Karena itu, untuk menunjang layanan tersebut, semua alat kesehatan yang akan diberikan sesuai dengan kebutuhan.

“Semua alat-alat untuk preventifnya akan kita lengkapi semua. Jadi, cek darah, tekanan darah, lemak darah, tes darah, cek ginjal, USG, itu semua dibagikan ke puskesmas-puskesmas supaya mereka bisa skrining. Jadi, fungsi promotifnya bagus,” tutur Menkes Budi.

See also  Mentan SYL dan Menkop UKM Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Menkes Budi berharap, peluncuran program ILP di Provinsi DK Jakarta tersebut akan memperkuat fungsi pelayanan kesehatan primer untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat. Hal ini sejalan dengan fungsi pelayanan kesehatan primer, yakni melakukan kegiatan promotif preventif, dan bukan pengobatan atau kuratif.

“Tugas kita menjaga orang tetap sehat. Tetap sehat itu dengan promotif preventif yang dilakukan di puskesmas dan yang melakukannya adalah kader-kader dan dokter-dokter yang ada di puskesmas. Tolong mereka diberikan perhatian, anggaran dan alat agar dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal,” pesan Menkes.

Pada kesempatan yang sama, Heru Budi menyampaikan, Pemprov DK Jakarta berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan program ILP dan BLUD di semua puskesmas di seluruh Jakarta. Dengan demikian, semua siklus hidup bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas.

“Kami Pemda DKI berkomitmen, tentunya, komitmen untuk puskesmas se-DKI Jakarta akan dilakukan revitalisasi seperti yang dilakukan di Puskesmas Tebet. Semua siklus kehidupan dari lahir sampai lansia bisa dilayani di Puskesmas,” katanya.

Selain meluncurkan program ILP di Jakarta, PJ Gubernur Jakarta dan Menkes juga meresmikan dua gedung puskesmas yakni Puskesmas Tebet dan Puskesmas Pasar Minggu yang telah selesai direnovasi untuk selanjutnya dapat digunakan untuk melayani masyarakat dengan kualitas terbaik.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620 dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Berita Terkait

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat
Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera
Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC
Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026
Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor
Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 21:06 WIB

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat

Tuesday, 16 June 2026 - 14:49 WIB

Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera

Tuesday, 16 June 2026 - 14:46 WIB

Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC

Monday, 15 June 2026 - 00:22 WIB

Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026

Thursday, 11 June 2026 - 00:00 WIB

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor

Berita Terbaru