Dony Oskaria: 167 BUMN Ditutup, Konsolidasi Dipercepat Tanpa PHK

Thursday, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria,/ foto ist

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria,/ foto ist

daelpos.com – Pemerintah terus mengakselerasi penataan badan usaha milik negara (BUMN) melalui program konsolidasi besar-besaran. Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan sebanyak 167 BUMN telah resmi ditutup atau dilikuidasi dalam satu tahun terakhir.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perampingan struktur BUMN secara menyeluruh. Dari sebelumnya mencapai sekitar 1.100 entitas, jumlah perusahaan pelat merah ditargetkan menyusut signifikan menjadi hanya 257 entitas.

Menurut Dony, kebijakan ini diambil untuk mengembalikan fokus BUMN pada bisnis inti masing-masing sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Selama ini, banyak entitas dinilai memiliki lini usaha yang tumpang tindih serta struktur organisasi yang kurang optimal.

“Penataan ini bertujuan agar BUMN lebih fokus, efisien, dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses konsolidasi dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari penggabungan usaha (merger), peleburan (konsolidasi), hingga likuidasi bagi entitas yang dinilai tidak lagi memiliki prospek bisnis yang memadai.

Kendati jumlah entitas berkurang drastis, Dony memastikan langkah ini tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK). Ia menegaskan bahwa efisiensi difokuskan pada penyederhanaan proses bisnis dan struktur organisasi, bukan pada pengurangan jumlah tenaga kerja.

Menurutnya, restrukturisasi justru diarahkan untuk menjaga keberlangsungan pegawai melalui penataan ulang fungsi dan penempatan kerja yang lebih produktif.

“Streamlining ini bukan untuk mengurangi pegawai, tetapi untuk memastikan proses bisnis berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan di tengah proses transformasi BUMN yang sedang berlangsung.

Dony menambahkan, program konsolidasi BUMN belum akan berhenti. Pemerintah akan terus melanjutkan penataan di berbagai sektor strategis, termasuk sektor konstruksi (karya), logistik, manajemen aset, hingga asuransi.

See also  Serahkan Diri ke KPK, Mensos Juliari Batubara Ditetapkan Jadi Tersangka

Penataan ini diharapkan dapat menciptakan struktur industri BUMN yang lebih ramping dan terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya serta mempercepat pengambilan keputusan bisnis.

Selain itu, konsolidasi juga diyakini dapat memperkuat kapasitas BUMN dalam menghadapi persaingan global dan dinamika ekonomi yang semakin kompleks.

Langkah restrukturisasi ini disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan penataan BUMN agar lebih adaptif dan berdaya saing.

Pemerintah menargetkan proses konsolidasi dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat, sehingga BUMN dapat beroperasi dengan struktur yang lebih sehat dan berorientasi pada kinerja.

Ke depan, konsolidasi BUMN tidak hanya berfokus pada pengurangan jumlah entitas, tetapi juga pada penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance) serta peningkatan kinerja keuangan.

Dengan struktur yang lebih sederhana dan fokus bisnis yang jelas, BUMN diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara sekaligus memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian nasional.

Pemerintah juga menilai bahwa langkah ini penting untuk memastikan BUMN tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan lanskap industri, termasuk digitalisasi dan transformasi ekonomi global.

Dengan demikian, program konsolidasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pembentukan BUMN yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat
Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera
Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC
Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026
Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor
Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 21:06 WIB

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat

Tuesday, 16 June 2026 - 14:49 WIB

Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera

Tuesday, 16 June 2026 - 14:46 WIB

Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC

Monday, 15 June 2026 - 00:22 WIB

Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026

Thursday, 11 June 2026 - 00:00 WIB

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor

Berita Terbaru