Menteri LHK: Generasi Muda Adalah Kunci Masa Depan Lingkungan, Forestry Educamp di NTB jadi Wadah Pembinaan

Monday, 19 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyempatkan diri untuk meninjau kegiatan Forestry Educamp yang diadakan oleh Institut Hijau Indonesia (IHI) di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Lombok – NTB (18/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan lingkungan hidup di kalangan generasi muda.

Dalam kunjungannya, Menteri Siti Nurbaya didampingi oleh beberapa pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di antaranya Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan dan Kehutanan (BSILHK), Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Staf Ahli Menteri bidang Pangan dan Energi, serta beberapa pejabat eselon II Kementerian LHK. Kepala Dinas LHK Provinsi NTB dan Kepala UPT KLHK lingkup Provinsi Bali Nusra juga turut hadir mendampingi.

Kegiatan ini merupakan penutupan dari rangkaian Forestry Educamp yang telah berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak 16 Agustus 2024. Area camping ground di KHDTK Rarung, yang terletak di bawah tegakan pohon kelicung, dipilih sebagai lokasi kegiatan karena suasananya yang sejuk dan asri, menjadikannya tempat ideal untuk pendidikan lingkungan bagi generasi muda.

Kedatangan Menteri Siti Nurbaya dan rombongan disambut dengan atraksi gendang beleq, sebuah kesenian tradisional khas Pulau Lombok. Sambil menuju tempat acara, Menteri Siti dan rombongan meninjau stan-stan produk dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Harum dan Kelompok Tani Hutan (KTH), yang merupakan mitra binaan BPSILHK Mataram.

Acara dimulai dengan penyampaian sekilas tentang KHDTK Rarung oleh perwakilan BPSILHK Mataram, yang menjelaskan peran penting kawasan ini dalam mendukung kegiatan Forestry Educamp. Setelah pemaparan tersebut, Kepala BSILHK, Ary Sudijanto, memberikan pengantar sebelum sesi dialog. Dalam pengantarnya, Ary Sudijanto menyoroti pentingnya pengelolaan KHDTK yang sesuai dengan standar, serta relevansinya dalam pembinaan generasi muda. Ia juga menekankan bahwa pembinaan seperti ini adalah bagian integral dari upaya keberlanjutan lingkungan dan kehutanan di Indonesia.

See also  Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dapat Dilakukan melalui Penyelesaian Pengaduan yang Cepat

Setelah pengantar tersebut, Menteri Siti Nurbaya berdialog dengan para peserta Forestry Educamp, yang terdiri dari perwakilan mahasiswa dan pelajar SMA dari berbagai wilayah di NTB.

Dalam dialog tersebut, Menteri Siti Nurbaya menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme generasi muda yang tergabung dalam Green Leadership Indonesia dan Green Youth Movement. Menurutnya, kegiatan seperti Forestry Educamp sangat penting untuk membina dan menanamkan pemahaman mendalam tentang isu-isu lingkungan hidup dan kehutanan di kalangan generasi muda.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan bibit pohon kepada para peserta sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Menteri Siti, bersama pejabat eselon I KLHK dan Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, kemudian melakukan penanaman pohon bersama, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia.(*)

Berita Terkait

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga
Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun
Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi
Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Berita Terkait

Saturday, 27 June 2026 - 00:33 WIB

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga

Friday, 26 June 2026 - 18:32 WIB

Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun

Thursday, 25 June 2026 - 16:32 WIB

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia

Thursday, 25 June 2026 - 13:28 WIB

Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Dikandaskan Thailand

Friday, 26 Jun 2026 - 14:54 WIB