Kementerian Investasi/BKPM Dorong Investasi Berkelanjutan Sektor Pariwisata

Monday, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

DAELPOS.com – Kementerian Investasi/BKPM kembali menggelar Regional Investment Forum (RIF) yang diselenggarakan pada hari Rabu (18/9) di The Stones Hotel, Legian, Bali. RIF merupakan forum investasi tahunan yang diselenggarakan 3 (tiga) kali dalam setahun, di mana kegiatan di Bali menjadi penutup pada tahun ini, setelah sebelumnya dilaksanakan di Batam sebagai perwakilan lokasi Indonesia bagian barat, dan Makassar sebagai perwakilan lokasi Indonesia bagian timur. Bali dipilih menjadi lokasi perwakilan Indonesia bagian tengah. Kegiatan kali ini dikemas dalam bentuk window shopping dan orasi proyek-proyek peluang investasi dari daerah dan diskusi panel bertemakan “Memperkenalkan Keunggulan Alam dan Budaya: Meningkatkan Investasi Berkelanjutan di Sektor Pariwisata”.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Nurul Ichwan, sebagai keynote speaker, menyampaikan pentingnya meningkatkan realisasi investasi penanaman modal dalam (PMDN), yang salah satunya melalui sektor pariwisata. Dengan seiring meningkatnya target realisasi dari tahun ke tahun, diharapkan proporsi PMDN bisa melampaui tingkat realisasi investasi pada penanaman modal asing (PMA).

“Tingginya tingkat realisasi investasi pada PMDN ini penting untuk kita, karena dengan tingkat PMDN yang lebih besar daripada PMA, berarti seluruh kegiatan usaha yang kita lakukan, mulai dari asetnya, modalnya, expertise lokalnya, itu semua milik di dalam negeri. Termasuk kalau ada keuntungan ataupun dividen dari kegiatan bisnisnya, bisa dipertahankan di dalam negeri berbeda dengan PMA,” jelas Nurul.

I Made Agus Aryawan selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung yang hadir mewakili Bupati Badung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum investasi ini di Bali. Semakin banyaknya potensi pariwisata yang tersosialisasi ke masyarakat luas, diharapkan semakin banyak juga investasi yang masuk.

See also  Desa Energi Berdikari: Manfaatkan Sinar Matahari untuk Pertanian Ramah Lingkungan

“Regional Investment Forum ini merupakan ajang yang sangat strategis dalam mempertemukan berbagai pihak baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun pelaku usaha sehingga kita bersama-sama mendorong pertumbuhan investasi dan mencapai target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar I Made Agus Aryawan saat menyampaikan sambutan.

Provinsi Bali, pada semester I tahun ini, berhasil mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp18 triliun, hampir setara dengan capaian di tahun lalu. Untuk sektor pariwisata (hotel dan restoran), sebagai salah satu sektor yang dominan di Bali, dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir telah mencapai realisasi investasi sebesar Rp31 triliun atau berkontribusi sebesar 36,3% terhadap total realisasi investasi di Bali. Adapun realisasi investasi PMDN dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir mencapai Rp15,19 triliun atau 48,7% dari total realisasi investasi pada sektor pariwisata Provinsi Bali.

RIF diharapkan dapat menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan peluang penanaman modal dari daerah masing-masing kepada para pelaku usaha, khususnya di bidang pariwisata, serta memberikan kesempatan interaksi dan penggalian minat rencana investasi baru ke depan. Kegiatan yang dihadiri lebih kurang 100 peserta berasal dari perwakilan DPMPTSP Provinsi dan Kabupaten di Bali dan luar Bali, asosiasi pelaku usaha di sektor pariwisata serta perwakilan perusahaan di Bali dan luar Bali.

Pada kegiatan ini juga terdapat kegiatan one-on-one meeting yang menjadi wadah bagi para investor yang tertarik untuk mendalami peluang investasi yang telah dibawa dan ditawarkan oleh beberapa instansi antara lain Badan Pelaksana Otorita (BPO) Borobudur, Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, dan dari Pemerintah Provinsi Bali, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, hingga Kalimantan Tengah.(*)

Berita Terkait

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis
Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif
Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut
Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:58 WIB

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat

Sunday, 23 August 2026 - 23:12 WIB

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

Thursday, 20 August 2026 - 19:13 WIB

Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Thursday, 13 August 2026 - 17:59 WIB

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Berita Terbaru

foto ist

News

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Tuesday, 25 Aug 2026 - 00:16 WIB