Presiden Jokowi Resmikan 27 Inpres Jalan Daerah Sepanjang 217,9 km di Provinsi NTT

Wednesday, 2 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan 27 Ruas Inpres Jalan Daerah (IJD) TA 2023 di Provinsi NTT, Selasa (1/10/2024). Peresmian dilaksanakan di ruas jalan Kelurahan Naioni, Kota Kupang, NTT dan dihadiri pula oleh PJ Gubernur Provinsi NTT Andriko Noto Susanto, dan Tokoh Masyarakat NTT sekaligus Ketua Komisi V DPR RI Tahun 2014-2019 Fary Djemi Francis.

Presiden Jokowi mengatakan, jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat, yang bermanfaat untuk mobilitas barang dan orang, serta mempercepat pengiriman logistik. “Di Provinsi NTT untuk tahun 2023, telah dibangun dan diperbaiki 27 ruas jalan sepanjang 217,9 km yang ditangani dengan IJD dengan anggaran Rp737 M,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, ke depannya seluruh jaringan jalan di Provinsi NTT akan menjadi lebih baik lagi. “Kita harapkan dengan anggaran sebesar itu, jalan-jalan di Provinsi NTT semuanya bisa diperbaiki dan dalam keadaan yang seperti kita lihat di jalan ini. Mulus, tidak ada lubang, dan masyarakat bisa menikmatinya,” harap Presiden Jokowi.

Mewakili Menteri PUPR dalam acara peresmian tersebut, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja menerangkan bahwa secara nasional jumlah anggaran yang dialokasikan bagi pelaksanaan IJD TA 2023 sebesar Rp14,6 T. Dengan panjang jalan yang ditangani keseluruhan 3.300 km dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

“IJD menghubungkan pusat-pusat produksi seperti perkebunan, pariwisata, atau daerah industri dengan pelabuhan, bandara, pasar dan infrastruktur primer lainnya. Jadi, kawasan-kawasan produktif di daerah akan terhubung dengan jalan berstandar seperti disini, yaitu bahu jalan 1 meter kiri-kanan dan lebar jalan 5 meter,” terang Jubir Endra.

See also  Polisi Amankan Medina Zein Terkait Kasus Yang Menimpa Ibra Azhari

Jubir Endra menambahkan, alokasi IJD TA 2023 di Provinsi NTT termasuk 5 besar di Indonesia, selain Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Lampung. Dengan total panjang 218 km, penanganan IJD tersebar di 20 kabupaten/ kota di Provinsi NTT. “Hal ini mencerminkan besarnya perhatian Presiden Jokowi pada NTT, selain tentunya 6 bendungan yang dibangun serta infrastruktur lainnya,” tutup Jubir Endra.

Penanganan IJD TA 2023 diantaranya berada di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur dan Lembata.

“Setelah diresmikan Presiden Jokowi, kami sedang berproses untuk menghibahkan pekerjaan ini kepada pemerintah daerah. Saat ini, masih dalam tahap pemeliharaan hingga Desember 2024. Namun setelah itu, harapan kami pemerintah daerah dapat memelihara ruas jalan ini. Jadi ada alokasi untuk pemeliharaan jalan,” harap Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II, Ditjen Bina Marga Rien Marlia.

Kepala BPJN NTT Agustinus Junianto mengungkapkan, sebelum ditangani oleh IJD, mayoritas jalan daerah memiliki kondisi yang kurang baik. Sehingga menghambat kelancaran aktivitas masyarakat.

“Dulu kondisi jalannya setapak tanah, kemudian ada yang rusak, berlubang. Masyarakat juga sangat susah mobilitasnya, sehingga butuh waktu tempuh yang lama apabila ingin ke arah kota. Setelah dibangunnya IJD ini, akses transportasi masyarakat menjadi lancar, dan juga telah dimanfaatkan untuk event-event masyarakat seperti misalnya event Moto Cross dan lain-lain,” tandas Agustinus Junianto. (*)

Berita Terkait

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat
Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar
Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih
Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Hutama Karya Evaluasi Nataru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 2,4 Juta Kendaraan
3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layani Pengungsi di Ribuan Pos Pengungsian
HUT Ke-75 Snesa Lamongan dan Reuni IKASNESA, Wamen Viva Yoga Ajak Wujudkan Bangsa Unggul

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 16:42 WIB

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat

Thursday, 8 January 2026 - 16:30 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar

Thursday, 8 January 2026 - 11:28 WIB

Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu

Wednesday, 7 January 2026 - 19:41 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih

Wednesday, 7 January 2026 - 00:35 WIB

Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Politik

Ketum Hanura OSO Resmikan Kantor Baru DPP di Proklamasi

Friday, 9 Jan 2026 - 09:23 WIB

Berita Terbaru

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Friday, 9 Jan 2026 - 09:07 WIB