DAELPOS.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, menghadiri peresmian pabrik PT Wavin Manufacturing Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Kamis (3/10). Acara ini menandai dimulainya produksi komersial oleh PT Wavin Manufacturing Indonesia, yang merupakan investasi Eropa pertama yang diresmikan di KITB.
Dalam sambutannya, Rosan memberikan apresiasi kepada Wavin B.V., perusahaan asal Belanda yang merupakan induk dari PT Wavin Manufacturing Indonesia, atas keputusannya berinvestasi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya investasi ini sebagai langkah strategis untuk menjadikan Indonesia basis produksi guna menjangkau pasar Asia Pasifik dan Australia.
“Kita sangat bersyukur, setelah 35 tahun, akhirnya Wavin memutuskan untuk membangun pabriknya di Indonesia. Karena itu, Presiden Jokowi sangat mendukung saat Wavin melaksanakan groundbreaking dua tahun lalu, dan hari ini Wavin dapat menyelesaikan konstruksinya dengan baik tanpa permasalahan,” ujar Rosan.
Rosan juga menegaskan bahwa kehadiran Wavin di Indonesia menunjukkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi bagi para investor global. Ia berharap investasi ini akan semakin menarik minat investor lain, khususnya dari Eropa, untuk menanamkan modal di Indonesia, terutama di KITB.
“Indonesia memiliki lebih dari 280 juta penduduk yang akan terus bertumbuh, dan ini menjadi peluang besar jika nantinya Wavin tertarik untuk memperluas bisnisnya di Indonesia,” lanjut Rosan.
CEO Orbia, Sameer Bharadwaj, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Investasi dan tim atas dukungannya.
“Saya berharap kehadiran Wavin di KIT Batang dapat menjadi salah satu solusi tidak hanya dalam sanitasi dan pengaliran air, tetapi juga dalam membantu masyarakat yang menghadapi kendala infrastruktur. Dengan pembangunan berkelanjutan yang kami mulai di sini, kami juga berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang lapangan kerja dan kemakmuran bagi masyarakat sekitar,” kata Bharadwaj.
Pembangunan pabrik PT Wavin Manufacturing Indonesia dimulai pada 3 Oktober 2022, saat Presiden Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama. Hingga September 2024, perusahaan ini telah merealisasikan investasi sebesar Rp506 miliar. Kapasitas produksi fasilitas ini maksimal 25.200 ton pipa dan fitting PVC per tahun. (*)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

