Layani Air Baku di Bali, Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Bendungan Sidan

Monday, 21 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sidan di Kabupaten Badung, Bangli dan Gianyar, untuk mendukung ketersediaan air baku di Provinsi Bali sebagai destinasi wisata dunia yang ditargetkan rampung pada tahun 2024.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra Saleh Atmawidjaja, mengatakan, dengan kapasitas 3,8 juta meter kubik (m3), Bendungan Sidan akan menjadi sumber air baku bagi kebutuhan domestik dan pariwisata.

“Untuk itu pembuatan tambahan tampungan air seperti bendungan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi isu pemenuhan kebutuhan air baku,” ujar Jubir Endra.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Sidan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida I Gede Pancarasa mengatakan, saat ini progres pembangunan Bendungan Sidan secara keseluruhan sudah sebesar 95% dan akan mulai diisi air (impounding) dalam waktu dekat.

Manfaat utama bendungan tersebut adalah penyediaan air baku sebesar 1,75 m3/detik untuk Kawasan Metropolitan Sarbagita yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Tabanan.

Pembangunan Bendungan Sidan dilatarbelakangi kebutuhan air baku di kawasan Sarbagita sebesar 5 m3/detik sebagai destinasi wisata utama di Indonesia yang mengalami laju pertumbuhan wisatawan dan penduduk yang besar setiap tahunnya yang secara tidak langsung berdampak terhadap peningkatan kebutuhan air baku.

Bendungan yang dibangun di atas lahan seluas 81,81 hektar di wilayah tiga kabupaten yakni Badung, Bangli, dan Gianyar tersebut juga memiliki potensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) berkapasitas 0,65 MW. Selain itu bendungan ini juga akan memberikan manfaat bagi konservasi air dan pariwisata.

Dikatakan Panca, dalam pembangunan Bendungan Sidan, BWS Bali Penida menerapkan beberapa teknik konstruksi yang ramah lingkungan. “Salah satunya menggunakan inti aspal. Kelebihannya adalah lebih tahan gempa karena memiliki fleksibilitas tinggi dan tidak diperlukan lahan untuk mencari galian tanah lempung (clay) sebagai inti bendungan sehingga lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

See also  Sisi Gelap Anggaran Penanganan Covid 19 di Indramayu

Bendungan Sidan juga menjadi bendungan pertama yang mendesain pelimpah (spillway) dengan tipe gergaji. “Kelebihannya bisa meningkatkan tampungan sekitar 300 m3 di Bendungan Sidan. Untuk pelimpahnya juga kita menggunakan terowongan, berbeda dengan bendungan lain yang memakai sistem terbuka, sehingga mengurangi pembukaan lahan untuk struktur sehingga konstruksinya lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Pembangunan Bendungan Sidan terdiri atas dua paket pekerjaan, yakni Paket I yang dikerjakan dari 2018-2021 senilai Rp808 miliar yang berfokus pada pembangunan jalan akses kerja, terowongan pengelak, dan beberapa pekerjaan proteksi tebing. Selanjutnya Paket II senilai Rp789 miliar yang dimulai tahun 2022 yang fokus di penyelesaian tubuh bendungan dan spillway. (*)

Berita Terkait

Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari
Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan
Semai Potensi Wirausaha Muda, Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 18:25 WIB

Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Saturday, 31 October 2026 - 18:23 WIB

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Friday, 30 October 2026 - 17:49 WIB

BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Friday, 30 October 2026 - 17:35 WIB

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan

Friday, 30 October 2026 - 17:21 WIB

Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terbaru