Usai Dilantik jadi Mendes, Yandri Optimis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Tuesday, 22 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com  – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengungkapkan, pembangunan dari desa penting dilakukan secara masif, efektif, dan maksimal.

Menurutnya, hal itu akan mempercepat koneksi setiap desa di pelosok negeri dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas tahun 2045, serta membentuk desa yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.

“Saya diberi amanat mulia oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kita optimis membangun dari desa akan mempercepat Indonesia emas 2045,” tegas Yandri saat memberi sambutan dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Plt. Mendes PDT Muhadjir Effendy, di kantor Kemendes PDT, Kalibata, Senin (21/10/2024).

Lebih luas, Mendes Yandri juga mengajak semua jajaran pejabat dan staf di Kemendes PDT untuk meningkatkan konsolidasi dalam menentukan kompas pembangunan desa dalam lima tahun ke depan.

Mendes Yandri berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan desa dapat menyatukan visi dan misi dalam upaya membangun Indonesia yang lebih baik. Hal itu dinilai mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara optimal dan menyeluruh.

“Kita perlu dukungan, kita perlu sinergi kuat. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh jajaran di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, ayo kita bergandengan tangan, karena dharmabakti kita ditunggu oleh bangsa dan negara,” kataYandri.

Lahir pada 7 November 1974, Yandri miliki karier politik yang panjang dan terbilang sukses. Ia pertama kali menjabat sebagai anggota DPR-RI pada tahun 2012, dan hingga kini telah mewakili Dapil Lampung I serta Banten II dalam tiga periode berbeda.

Yandri Susanto menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengahnya di Bengkulu. Setelah itu, dia meraih gelar sarjana di bidang Peternakan dari Universitas Bengkulu pada tahun 1998.

See also  Tak Perlu Cabut Berkas, Pindah Domisili Kini Lebih Mudah

Tak berhenti di situ, Yandri kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas KH. Abdul Chalim dan lulus pada tahun 2024.

Karir politik Yandri dimulai pada tahun 2004 ketika dia mulai aktif di Barisan Muda (BM) PAN sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.

Karir politiknya terus berlanjut, dia dipercaya menjadi Sekjen BM PAN pada 2006 hingga 2011. Pada periode 2011-2016, Yandri menjabat sebagai Ketua Umum BM PAN yang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pemuda di partai. Selama masa tersebut dia juga aktif di KNPI sebagai Ketua Bidang Pariwisata.

Di kancah politik nasional, Yandri terpilih menjadi anggota DPR RI pada tahun 2012. Saat itu dia mewakili Dapil Lampung I sebelum kemudian mewakili Dapil Banten II sejak 2014. Pengalaman Yandri di DPR sangat luas, terutama dalam bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan ketika ia menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI dari 2019 hingga 2022.

Karir politik Yandri Susanto semakin berkembang ketika ia diangkat menjadi Wakil Ketua MPR RI menggantikan Zulkifli Hasan yang saat itu dilantik menjadi Menteri Perdagangan.

Selain di bidang politik, Yandri juga memiliki pengalaman di sektor swasta. Dia pernah menjadi Tenaga Ahli DPR-RI/MPR-RI pada 2004 serta menjabat sebagai Direktur di beberapa perusahaan seperti PT Solusi Plus dan PT Suplai Plus pada periode 2004-2012.

 

Berita Terkait

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN
BSI Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM di Business Hub di International Expo 2026
Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah
Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani
Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur
Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 10:58 WIB

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN

Saturday, 24 October 2026 - 10:53 WIB

BSI Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM di Business Hub di International Expo 2026

Friday, 23 October 2026 - 18:24 WIB

Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah

Friday, 23 October 2026 - 18:15 WIB

Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman

Friday, 23 October 2026 - 14:08 WIB

Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

News

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:33 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:29 WIB