Ciptakan Alat Pendeteksi Hama Tanaman, ITPLN Raih Juara 1 Kompetisi Inovasi antar Kampus se-Indonesia

Thursday, 31 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitto Martcellindo (kiri), Putu Niar Meiwasandi (kedua dari kiri), dan Raden Ronggo Bintang Pratomo (tengah) yang tergabung dalam Tim CaiGuard mewakili Insitut Teknologi PLN menerima penghargaan Juara 1 pada ajang Plant Protection Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya di Malang, (27/10). Perlombaan inovasi karya ilmiah tingkat nasional yang dilaksanakan rutin tiap tahun ini diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia.

Fitto Martcellindo (kiri), Putu Niar Meiwasandi (kedua dari kiri), dan Raden Ronggo Bintang Pratomo (tengah) yang tergabung dalam Tim CaiGuard mewakili Insitut Teknologi PLN menerima penghargaan Juara 1 pada ajang Plant Protection Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya di Malang, (27/10). Perlombaan inovasi karya ilmiah tingkat nasional yang dilaksanakan rutin tiap tahun ini diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia.

 

DAELPOS.com – Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) berhasil menyabet juara 1 pada kompetisi karya tulis ilmiah Plant Protection Competition 2024 dengan tema “Digitalisasi Perlindungan Tanaman” di Malang, 27 Oktober 2024. Karya tersebut berfokus pada inovasi aplikasi android berbasis convolutional neural network (CNN) untuk mendeteksi hama pada daun sawi hijau.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi berbagai inovasi dan pencapaian apik dari para Mahasiswa ITPLN. Capaian ini membuktikan bahwa ITPLN telah menjalankan visinya untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia di bidang energi dan penerapan teknologi yang berwawasan lingkungan.

”Saya sangat mengapresiasi prestasi yang diukir oleh para Mahasiswa ITPLN. Meskipun bukan sebagai kampus yang terfokus pada bidang pertanian, tetapi penerapan teknologi yang berwawasan lingkungan benar-benar terjadi. Ditambah, kampus ini masih terbilang muda tetapi mampu mengungguli kampus-kampus terbaik di Indonesia,” ucap Didi.

Lebih lanjut, Didi berharap keberadaan ITPLN berandil besar dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang energi dan teknologi di masa depan. Hal ini dalam rangka mendukung program transisi energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“ITPLN berkomitmen untuk melahirkan SDM yang unggul demi menjawab tantangan perusahaan di era transisi energi dan menyukseskan pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Pemerintah,” imbuh Didi.

Sementara itu, Rektor ITPLN, Iwa Garniwa juga menyampaikan apresiasinya atas raihan yang berhasil diperoleh mahasiswa ITPLN pada ajang bergengsi ini. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari program yang dikembangkan oleh ITPLN untuk mendorong mahasiswa agar selalu berkarya tidak hanya di sisi akademik, namun juga nonakademik.

“Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Juara ini tidak main-main, karena kita mengungguli perguruan tinggi papan atas. Kita bisa memperoleh juara satu dan ini suatu kebanggaan untuk ITPLN,” ucap Iwa.

See also  Kembangkan Green Hydrogen, PLN-ECADIN jajaki Kerja Sama dengan Asosiasi Hidrogen di Prancis

Dalam kompetisi ini, ITPLN yang diwakili oleh Tim CaiGuard sukses mengalahkan para finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga Universitas Brawijaya. Didampingi oleh Kepala Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) ITPLN, Riki Ruli Affandi, mahasiswa yang tergabung dalam Tim CaiGuard yakni Fitto Martcellindo, Raden Ronggo Bintang Pratomo, dan Putu Niar Meiwasandi.

Dosen pembimbing Tim CaiGuard ITPLN, Pritasari Palupiningsih menyampaikan, anak asuhnya keluar sebagai juara setelah mempresentasikan karya ilmiah yang berjudul “Inovasi Aplikasi Android Berbasis Convolutional Neural Network untuk Deteksi Hama pada Daun Sawi Hijau guna Mewujudkan Digitalisasi Pertanian Indonesia Emas 2045″.

Dirinya menjelaskan, pihaknya fokus pada pengembangan aplikasi, di mana teknologi berbasis artificial intelligence (AI) ini mampu mendeteksi hama pada daun sawi hijau secara otomatis dan akurat. Sehingga, pengaplikasiannya akan mampu mengevaluasi efektivitas teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

”Bersama mahasiswa, kami telah mengembangkan penelitian ini sejak 2023 lalu dengan dukungan dana hibah dari Student Research yang diselenggarakan oleh ITPLN. Kami berharap hasil ini dapat membantu para petani di Indonesia, sesuai dengan visi kami yaitu penerapan teknologi berwawasan lingkungan,” ungkap Prita.

Plant Protection Competition merupakan serangkaian perlombaan tingkat nasional yang diselenggarakan tiap tahun dan diikuti mahasiswa aktif seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pada kompetisi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Perlindungan Tanaman (Himapta) Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya tersebut, selain mengirimkan Tim CaiGuard, ITPLN juga turut mengirimkan dua tim lain, yaitu Tim RiceUp IoT dan Tim GrowUp untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Berita Terkait

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi
Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 13:21 WIB

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah

Wednesday, 4 November 2026 - 13:17 WIB

BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga

Tuesday, 3 November 2026 - 14:20 WIB

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Tuesday, 3 November 2026 - 13:53 WIB

Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi / foto ist

Nasional

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Wednesday, 4 Nov 2026 - 13:38 WIB

Berita Utama

BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga

Wednesday, 4 Nov 2026 - 13:17 WIB