Siap Layani Pilkada Serentak 2024, PLN Berlakukan Siaga Kelistrikan Nasional

Tuesday, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas PLN sedang bersiaga mengamankan kelistrikan di salah satu tempat pemungutan suara di Mataram, Nusa Tenggara Barat. / foto ist

Ilustrasi petugas PLN sedang bersiaga mengamankan kelistrikan di salah satu tempat pemungutan suara di Mataram, Nusa Tenggara Barat. / foto ist

 

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) menyiapkan ribuan personel siaga untuk memastikan pasokan listrik aman selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November 2024 di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik nasional terpenuhi tanpa kendala selama pesta demokrasi berlangsung.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa PLN telah mempersiapkan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi prima untuk mendukung kelancaran acara tersebut.

“PLN siap mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dengan memberikan sokongan listrik yang andal dan pelayanan terbaik. Selain memastikan kesiapan unit kelistrikan, PLN juga menyiapkan personel siaga di setiap titik vital,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, dalam penyelenggaraan Pilkada 2024, PLN all out menyukseskan mulai saat hari pencoblosan hingga proses rekapitulasi suara. PLN juga selalu melakukan monitoring sistem kelistrikan agar Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lancar.

Selama periode siaga Pilkada mulai dari tanggal 24 hingga 30 November 2024, secara nasional PLN menyiapkan sebanyak 1.853 titik posko pengamanan dan menerjunkan sebanyak 81.591 personel siaga.

“Para personel ini standby selama 24 jam di posko siaga untuk mendukung kebutuhan teknis dan operasional, petugas ini siap merespons dengan cepat setiap kebutuhan darurat yang mungkin timbul selama proses Pilkada berlangsung,” imbuh Darmawan.

Selain itu, PLN menyediakan berbagai perangkat pendukung, termasuk 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 188 Unit Kabel Bergerak (UKB), 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta 1.731 unit genset.

PLN juga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Komisi Pemilihan Umum Provinsi maupun Kabupaten/Kota, aparat keamanan dan stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran pasokan listrik selama Pilkada berlangsung.

See also  Bahlil Tinjau Hunian Sementara, Warga Mengaku Puas dengan Fasilitas Pemerintah

“PLN turut mendukung pelaksanaan pesta demokrasi ini. Kami berkomitmen momentum Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan lancar dan tanpa kendala,” tutup Darmawan.

Berita Terkait

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah
Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat
Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera
Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN
Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman
BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
HKI Bangun Rest Area di Tol Betung-Jambi 1A, Siap Hadirkan Kenyamanan Bagi Pengendara

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 00:31 WIB

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Sunday, 7 June 2026 - 16:15 WIB

Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Saturday, 6 June 2026 - 20:24 WIB

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera

Friday, 5 June 2026 - 18:52 WIB

Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB