Kementerian PU Bersinergi Bangun Konektivitas Tangguh dan Berkelanjutan di Sulteng melalui Seminar Daerah Hari Jalan 2024

Thursday, 12 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Dalam rangka Hari Jalan 2024, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menyelenggarakan seminar daerah bertema “Seamless Connectivity untuk Pembangunan Sulawesi Tengah yang Tangguh dan Berkelanjutan” di Palu, Kamis (12/12). Seminar ini dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica.

Maulidya mengatakan konektivitas merupakan salah satu kebutuhan prioritas masyarakat. Namun karena Indonesia merupakan wilayah tektonik aktif yang dilewati 4 lempeng besar, terdapat tantangan untuk menjaga konektivitas tersebut seperti bencana alam.

“Gempa Palu 2018 yang diakibatkan oleh pergerakan Sesar Palu Koro menjadi salah satu bencana besar di Indonesia. Gempa 7,4 SR ini menyebabkan tsunami, likuifaksi dan longsor di beberapa wilayah seperti Balaroa, Petobo, Jono Oge dan Sibalaya. Kejadian ini memberikan pelajaran berharga dan pengetahuan baru yang dapat kita kembangkan untuk manajemen risiko bencana di masa depan,” ucap Maulidya.

Pengetahuan baru akan sangat berguna dalam pembaharuan Standar Perencanaan Bangunan Gedung dengan mengakomodasi gaya-gaya arah vertikal yang terjadi akibat gempa. Di samping itu, dengan kejadian Gempa Palu 2018, Peta Risiko Kegempaan dapat memetakan Sesar Aktif Palu Koro yang membentang kurang lebih 60 km dari Teluk Palu hingga Kabupaten Sigi.

Untuk merehabilitasi dan merekonstruksi pasca bencana di Sulawesi Tengah, Kementerian PU bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Bank Dunia melalui program Infrastructure Reconstruction Sector Loan in Central Sulawesi (IRSL). Terdapat 39 paket pekerjaan sepanjang 2020-2026. Sebanyak 15 paket dikerjakan oleh BPJN Sulteng meliputi jalan nasional, provinsi, kota dan kabupaten. Sebanyak 9 paket telah selesai dan 6 lainnya masih berjalan hingga 2026.

“Salah satunya adalah rekonstruksi dan penanganan Tanggul Jalan Cumi-Cumi sepanjang 1,4 km dirancang untuk terhubung dengan Jembatan Palu 4 yang didanai melalui hibah JICA. Proyek ini menggunakan teknologi modern untuk mengurangi dampak tsunami, seperti elevated road dan toe protection di sepanjang dasar tanggul,” ucap Maulidya.

See also  76 Titik Beroperasi, Pertamina Tuntaskan Target Penugasan BBM Satu Harga

Seminar ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, asosiasi profesi, dan masyarakat guna meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di Sulawesi Tengah. Seminar ini juga menekankan pentingnya konektivitas berkelanjutan yang dilengkapi upaya mitigasi bencana demi mendukung ketahanan pangan, energi, dan perlindungan terhadap potensi bencana.

Kepala BPJN Sulteng Dadi Muradi mengatakan seminar daerah ini dilaksanakan sebagai sarana berbagi informasi, pengetahuan dan wawasan terbaru terkait pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Sulawesi Tengah. “Selain itu juga untuk mendapat masukan dari para pemangku kepentingan jalan dan jembata di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini Kasatgas Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto dan Direktur Pembangunan Jalan Wida Nurfaida. (*)

Berita Terkait

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru
Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 16:58 WIB

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Berita Terbaru

Olahraga

PP PBVSI Lepas Tim Voli Pantai dan Indoor ke Asian Games 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 16:50 WIB

Dok: Panitia Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026, foto dari kiri ke kanan: Surya Abdulgani,S.Sos., M.Sc. (Pranata Humas Ahli Madya Kementerian Kehutanan), Perwakilan Ditjen Planalogi Kehutanan, Sapta Reny Purnama (Penalaah Teknis Bag. Hub Antar Lembaga), Perwakilan Ditjen PDASRH, Emillia  Rosa (Ketua Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026) dan Perwakilan PLN Indonesia Power)

News

Hutan.ID Fest 2026: Dari Refleksi Menuju Aksi Jaga Hutan

Sunday, 13 Sep 2026 - 15:29 WIB

Nasional

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 Sep 2026 - 13:54 WIB

Petugas PLN sedang melakukan penataan instalasi dan kabel kelistrikan di kawasan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai proses persiapan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Energy

PLN Perkuat Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB