Zulhas Tegaskan Bakal Setop Impor Pangan di Tahun 2025

Friday, 13 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa Indonesia akan stop impor sejumlah komoditas pangan mulai pada 2025 nanti. Kebijakan ini katanya, guna mendukung proses swasembada pangan.

“Kalau ketahanan pangan, tahun depan kita sudah putuskan tidak impor beras. Tahun depan kita tidak impor jagung untuk pakan. Tahun depan kita sudah tidak impor garam untuk konsumsi,” ujar Zulkifli usai melakukan Rapat Koordinasi bidang Pangan di Jakarta, Kamis 12 Desember 2024.

Zulkifli meyakini program strategis ketahanan pangan dapat cepat terlaksana, di sisi lain dengan penghentian impor sejumlah komoditas itu diyakini Indonesia juga mampu berdaulat secara pangan.

“Kita ingin cepat agar swasembada pangan ini tidak hanya ketahanan tapi kita ingin berdaulat,” jelasnya.

Selain itu, Zulhas menambahkan, pembangunan serta budidaya pangan dan ternak nantinya juga akan sangat menguntungkan bagi perekonomian Indonesia.

“Perikanan itu ada ikan tangkap, ada budidaya, di Jawa aja ada 78 ribu yang bisa dibangun, untuk budidaya itu sangat menguntungkan karena dibutuhkan oleh dunia, besar sekali kebutuhannya. Kalau lain negara ini saya pikir kenapa kita tidak bisa,” jelas Menko Pangan Zulhas.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie juga menyatakan dukungannya terhadapnya keputusan Menko Pangan Zulhas tersebut.

Menurut keterangannya, Anindya juga menambahkan bahwa Kadin juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah, yang sesuai dengan Undang-undang Kadin.

“Kami akan bermitra dengan pemerintah sesuai dengan undang-undang kami. Dan kami juga ingin memastikan bahwa bukan saja pertumbuhan tercapai, tapi juga kemiskinan dan kelaparan terhilangkan oleh Indonesia,” tegas Anindya.

Sebelumnya, Menko Pangan Zulhas juga mengungkapkan target produksi pangan nasional yang diyakini mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

See also  Ahli Gizi: Pasien COVID-19 Konsumsi Protein dan Energi Lebih Tinggi

Untuk beras, target produksi tahun 2025 diproyeksikan mencapai 32 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 31 juta ton.

Dengan kondisi stok yang saat ini sudah mencapai 8 juta ton, termasuk 2 juta ton yang dikuasai Bulog, Zulhas optimis kalau Indonesia nantinya tidak akan perlu lagi mengimpor beras.

Berita Terkait

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 17:48 WIB

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB