Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Instruksikan Seluruh Balai Wilayah Sungai Optimalkan Infrastruktur SDA

Monday, 30 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo terus mendorong percepatan program swasembada pangan melalui dukungan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) di seluruh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS/BWS) di seluruh Indonesia. Dukungan infrastruktur dalam sektor pertanian untuk mengoptimalkan produksi pangan dalam negeri sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah.

Menteri Dody menekankan kepada seluruh BBWS/BWS yang ada di seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan infrastruktur yang telah ada guna mempercepat capaian swasembada pangan pada 2025.

“Salah satu kesuksean program swasembada pangan adalah keterlibatan pro aktif kita yang di balai-balai. Karena ini sifatnya keterbatasan waktu, kita optimalkan pekerjaan yang sifatnya ringan sambil kita mempersiapkan pekerjaan jangka panjangnya. Misalnya pekerjaan rehabilitasi irigasi dengan waktu kurang dari 30 hari tetapi memiliki dampak besar,” kata Menteri Dody usai memberikan arahan kepada seluruh BBWS/BWS terkait program Swasembada Pangan di Kantor Kementerian PU, Senin (30/12/2024).

Menteri Dody mengatakan dalam mendukung program swasembada pangan, Kementerian PU mengacu pada time line yang telah disepakati bersama antar Kementerian/lembaga terkait. Hasil sinkronisasi bersama, khususnya dengan Kementerian Pertanian dan TNI didapatkan total penambahan luas tanam 2.087.602 Ha dari target 2.585.602 Ha meliputi bersumber irigasi seluas 537.855 Ha, optimalisasi lahan (OPLAH) seluas 665.485 Ha, dan pompanisasi seluas 884.261 Ha.

“Selanjutnya kita menyiapkan time line dari Januari sampai pertengahan 2025. Dari Kementerian PU menyiapkan bahwa menang air itu mengalir dengan volume yang tepat, dan dalam waktu yang tepat,” kata Menteri Dody.

Langkah-langkah telah dilakukan Kementerian PU bersama Kementerian Pertanian dan TNI AD untuk mewujudkan swasembada pangan salah satunya penyiapan tindak lanjut dengan menyusun rencana pekerjaan fisik seperti saluran, bangunan air, pintu air, pompa
drainase, pengadaan pompa dan pipa (pompanisasi), serta rencana tanam padi dan pengadaan sarana prasarana produksi (saprodi).

See also  Polda Metro Jaya Kerahkan 1.500 Personel Amankan Malam Tahun Baru di Jakarta

Kementerian PU mengemban tugas mendukung OPLAH melalui normalisasi atau pemeliharaan saluran irigasi sepanjang 2.600 km, merehabilitasi bangunan atau pintu air sebanyak 2.490 unit, pengadaan dan pemasangan pompa drain 10 unit. (*)

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari
Friderica di Bursa: OJK Perkuat Kendali Pasar
Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Lewat Stasiun Glodok–Kota
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh Utara

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Tuesday, 3 February 2026 - 10:18 WIB

Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026 - 10:06 WIB

Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah

Monday, 2 February 2026 - 17:40 WIB

Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Monday, 2 February 2026 - 17:01 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Olahraga

AVC Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Siapkan 32 Pemain

Tuesday, 3 Feb 2026 - 20:35 WIB