BKSP DPD RI dan Kedutaan Besar Kanada Perkuat Kerja Sama dalam Transisi Energi dan Perubahan Iklim

Friday, 7 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar rapat kerja dengan Kedutaan Besar Kanada dalam rangka memperkuat hubungan bilateral di bidang transisi energi dan perubahan iklim. Rapat yang berlangsung di Gedung DPD RI pada pukul 14.00 WIB ini menjadi forum diskusi strategis antara kedua negara untuk membahas tantangan dan peluang dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Fokus Diskusi: Energi Bersih dan Kebijakan Iklim

Rapat kerja ini dipimpin oleh Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, yang didampingi oleh Wakil Ketua I, Ir. H. Darmansyah Husein, serta Wakil Ketua II, Mirah Midadan Fahmid. Turut hadir dalam rapat ini anggota BKSP DPD RI serta Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Sitepu, yang memiliki peran dalam pengawasan kebijakan terkait energi dan lingkungan.

Dari pihak Kedutaan Besar Kanada, hadir Mr. Kevin Tokar, Head of Development Cooperation/Counsellor (Development), yang mewakili Kedutaan Besar Kanada dalam menjelaskan strategi dan komitmen negaranya terhadap penurunan emisi karbon serta pengembangan energi terbarukan.

Dalam paparannya, Mr. Kevin Tokar menekankan bahwa Kanada telah lama menjadikan perubahan iklim sebagai prioritas nasional, dengan berbagai kebijakan dan investasi yang mendukung percepatan transisi energi. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pengalokasian lebih dari 160 miliar dolar Kanada untuk mendukung pengembangan energi bersih serta infrastruktur rendah karbon. Selain itu, Kanada juga memiliki target mencapai jaringan listrik nol emisi pada tahun 2035, dengan 85% energinya berasal dari sumber terbarukan seperti tenaga air, angin, matahari, dan nuklir.

Selain membahas kebijakan energi, perwakilan Kanada juga menggarisbawahi bahwa transisi energi harus dilakukan secara inklusif dan berkeadilan, dengan memastikan bahwa sektor tenaga kerja, komunitas lokal, serta kelompok rentan tetap mendapatkan manfaat ekonomi dalam perubahan kebijakan energi.

See also  Optimalkan Program OPOR Infrastruktur PUPR, Menteri Basuki Tinjau Konservasi Hutan Mangrove Tahura Pasca KTT-G20 di Bali

Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim dan Peluang Kerja Sama

Dalam pertemuan ini, BKSP DPD RI menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kanada dalam mendukung mitigasi perubahan iklim serta upaya transisi energi di Indonesia. Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, menegaskan bahwa kerja sama dengan Kanada sangat strategis dalam mempercepat pencapaian target energi hijau Indonesia. Ia juga menekankan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperluas penggunaan energi terbarukan sesuai dengan kebijakan nasional.

Indonesia sendiri memiliki potensi besar dalam energi terbarukan, termasuk tenaga panas bumi, tenaga surya, dan tenaga angin. Oleh karena itu, BKSP DPD RI menyoroti perlunya kerja sama yang lebih erat dengan Kanada dalam hal pendanaan hijau, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam sektor energi berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut dari diskusi ini, BKSP DPD RI menyampaikan beberapa usulan kolaborasi, yaitu:

– Peningkatan Kolaborasi dalam Pendanaan Hijau, melalui kerja sama dengan lembaga keuangan Kanada untuk mendukung proyek-proyek energi hijau di Indonesia.
– Transfer Teknologi Energi Bersih, terutama dalam pengembangan tenaga nuklir dan hidrogen hijau sebagai bagian dari bauran energi nasional Indonesia.
– Penyelarasan Kebijakan Energi, dengan mengadopsi praktik terbaik dari Kanada dalam pengelolaan transisi energi dan mitigasi perubahan iklim.

Harapan dan Langkah Ke Depan

Dalam pernyataan penutupnya, Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, menyatakan bahwa rapat ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia-Kanada dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim. “Kami berharap hasil dari diskusi ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret yang menguntungkan kedua negara. Indonesia dan Kanada memiliki potensi besar untuk bekerja sama dalam membangun masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

See also  Menteri Basuki Tinjau Penanganan Darurat Gempa Sumatera Barat : Kami Segera Tangani Perbaikan Fasum/Fasos

Sementara itu, Mr. Kevin Tokar menegaskan kesiapan Kanada untuk terus mendukung Indonesia dalam upaya transisi energi dan pembangunan rendah karbon. Menurutnya, hubungan bilateral yang semakin erat antara kedua negara akan membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama di masa mendatang.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan Indonesia dan Kanada dapat semakin memperkuat kemitraan strategis dalam upaya mewujudkan transisi energi yang berkelanjutan serta pengurangan dampak perubahan iklim di tingkat global.

Berita Terkait

Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya
Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta
HK Bhirawa Suplai 12 Ribu Ton Baja untuk 15 Sekolah Rakyat
AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab
Hutama Karya Dampingi Kunjungan Dewan Komisaris Danantara Di Proyek IKN
Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Berita Terkait

Friday, 3 July 2026 - 18:30 WIB

Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya

Thursday, 2 July 2026 - 17:56 WIB

Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta

Wednesday, 1 July 2026 - 00:55 WIB

HK Bhirawa Suplai 12 Ribu Ton Baja untuk 15 Sekolah Rakyat

Tuesday, 30 June 2026 - 13:59 WIB

AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab

Monday, 29 June 2026 - 13:12 WIB

Hutama Karya Dampingi Kunjungan Dewan Komisaris Danantara Di Proyek IKN

Berita Terbaru