Hutama Karya Mulai Pembangunan RSUD Bengkulu Tengah

Tuesday, 11 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com  – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah melalui seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilaksanakan pada Rabu (5/3) di Bengkulu Tengah. Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Seremoni ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D. beserta jajaran, Gubernur Bengkulu, Dr. H. Helmi Hasan, S.E. beserta jajaran, Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, S.Sos. beserta jajaran, Executive Vice President Divisi Gedung,  Nyoman Endi, serta Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, menyampaikan bahwa pembangunan RSUD Bengkulu Tengah diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. “Dengan berbagai fasilitas dan akomodasi yang sudah ada, pelayanan akan menjadi lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

RSUD Bengkulu Tengah akan dibangun dengan luas 7.532 m² dan 4 lantai, dilengkapi dengan fasilitas medis modern seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), catheterization laboratory (cathlab), serta berbagai layanan penunjang kesehatan lainnya.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen Hutama Karya dalam memperkuat infrastruktur dan menghadirkan fasilitas layanan kesehatan di Indonesia. “Kami berharap RSUD Bengkulu Tengah dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dengan layanan yang lebih mudah diakses dan fasilitas yang lebih modern,” jelasnya.

Pembangunan RSUD ini akan menerapkan konsep berkelanjutan dengan teknologi konstruksi efisien dan metode pembangunan ramah lingkungan. Hutama Karya memastikan aspek keselamatan dan mutu menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pengerjaan.

See also  Haidar Alwi: Peran, Sumber Daya, dan Teknologi Metalurgi Ekstraktif untuk Unsur Tanah Jarang (REE).

Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025. Setelah groundbreaking, tahapan selanjutnya mencakup koordinasi dengan pemerintah daerah terkait perizinan, pematangan lahan dan pembangunan dinding penahan tanah untuk meningkatkan daya dukung tanah, terutama di area yang berdekatan dengan jurang.

Berita Terkait

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
PT Hutama Karya (Persero) Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Saturday, 13 June 2026 - 12:14 WIB

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:23 WIB