DPD RI dan Kemenko PMK Bersinergi untuk Meningkatkan Kualitas Pembangunan Manusia

Monday, 19 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara DPD RI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), serta Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan manusia dan pelestarian kebudayaan secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Pertemuan tersebut membahas arah kebijakan dan program strategis Pemerintah periode 2025–2029 khususnya Rencana Kerja Tahun 2026. Hemas menyampaikan bahwa Sub Wilayah Barat II yang terdiri dari sembilan provinsi, mencakup hampir tiga perempat populasi Indonesia, sangat menentukan keberhasilan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nasional.

“Karena jumlah penduduk yang besar, prioritas pembangunan manusia sudah sepatutnya diarahkan ke Subwil Barat II. Segala indikator kemajuan bangsa termasuk partisipasi politik dan pendidikan banyak ditentukan oleh provinsi-provinsi di Jawa, Bali, NTT, dan NTB,” ucap Hemas saat Rapat Konsultasi dengan Menko PMK Pratikno, Jakarta, Senin (19/06/25).

Hemas juga mengapresiasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk mengatasi stunting. Ia mengakui masih terdapat tantangan teknis dan sosial dalam pelaksanaannya. “Pola makan keluarga menjadi akar permasalahan yang harus ditangani secara holistik, bukan hanya melalui program sekolah,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, dukungannya juga diberikan terhadap pendirian Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Langkah ini harus disesuaikan dengan kewenangan daerah dan mendukung ASTA CITA Presiden,” papar Hemas.

Dalam bidang kebudayaan, Hemas mengapresiasi berbagai inisiatif lokal yang berjalan baik namun sering kali tidak terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan terkendala oleh anggaran minim. “Maka perlu dukungan nyata dan koordinasi yang lebih efektif agar pelestarian kebudayaan nasional dapat memberikan dampak yang maksimal,” ucapnya.

Mengenai layanan kesehatan, DPD RI juga mencatat berbagai aspirasi masyarakat terkait beban pemerintah daerah dalam menanggung premi BPJS, di mana tanggungan pusat terbatas pada keluarga miskin. Aspirasi-aspirasi tersebut, termasuk yang telah dirangkum oleh Tim DPD RI yang akan disampaikan langsung kepada Kemenko PMK, baik secara lisan maupun dalam bentuk digital.

See also  Gus Halim: Aksi Tanggap Perubahan Iklim Harus Melibatkan Masyarakat Desa

“Saya percaya, ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka peluang besar bagi DPD RI untuk membangun kolaborasi dan komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah pusat dan daerah. Tidak perlu lagi kepala daerah ‘berburu’ proyek ke kementerian atau bergantung pada dana aspirasi yang politis,” tegas Hemas.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan sudah menerima aspirasi DPD. Meski demikian, perlu ada kebijakan yang lebih mikro lagi. “Kemenko PMK akan memantau semua informasi dari DPD. Sehingga akan melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” tukasnya.

Pratikno juga menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan manusia yang dimulai dari hilir ke hulu, dengan landasan utama berupa perencanaan keuangan yang matang dan penguatan sistem data dan informasi di lapangan.

“Masalah-masalah di daerah memang perlu ditangani mulai dari hilir, namun yang utama tetaplah data dan informasi. Tanpa itu, kita akan sulit melakukan perencanaan yang tepat di tingkat hulu,” ujar Pratikno.

Pada kesempatan tersebut, DPD RI juga menyampaikan aspirasi dari berbagai daerah. Harapannya berbagai permasalahan yang ditemukan Anggota DPD RI di daerah dapat ditindaklanjuti oleh Kemenko PMK.

Berita Terkait

Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional
HK Mengajar “Inspiring Leaders” Dari Riau, Akan Hadir di Lebih Banyak Kota
Dorong Ketahanan Energi Kawasan, Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ASEAN
Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026
AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan
Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026
Tol Riau Ditargetkan, Hutama Karya Pacu Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru Tahun Ini
Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir di Maluku Utara, Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai Tahun 2026

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 17:08 WIB

Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Friday, 8 May 2026 - 16:40 WIB

HK Mengajar “Inspiring Leaders” Dari Riau, Akan Hadir di Lebih Banyak Kota

Thursday, 7 May 2026 - 18:41 WIB

Dorong Ketahanan Energi Kawasan, Bahlil Dampingi Prabowo di KTT ASEAN

Wednesday, 6 May 2026 - 14:52 WIB

Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026

Wednesday, 6 May 2026 - 11:07 WIB

AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB