Haidar Alwi Ungkap Alasan Usulan Anggaran Tambahan Polri Patut Didukung

Friday, 11 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi mendukung usulan anggaran tambahan Polri sebesar Rp63,7 triliun. Dari pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah Rp109,6 triliun menjadi Rp173,3 triliun.

Usulan anggaran tambahan berdasarkan surat Kapolri tertanggal 10 Maret 2025 telah disampaikan ke Komisi III DPR RI melalui rapat pada Senin (7/7/2025). Komisi III pun menyatakan akan memperjuangkannya.

“Usulan anggaran tambahan Polri patut kita dukung bersama. Selain karena keamanan dalam negeri merupakan faktor fundamental, juga karena Polri menunjukkan kinerja yang sangat baik,” kata R Haidar Alwi, Kamis (10/7/2025) malam.

Ia menjelaskan bahwa keamanan dan perlindungan terhadap rakyat merupakan tujuan utama sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Di tengah tren kriminalitas kawasan maupun global yang cenderung meningkat, kejahatan lintas batas juga semakin marak. Dari mulai orang sampai dengan barang terus diselundupkan. Kejahatan siber pun semakin canggih pula. Ditambah pembentukan struktur kepolisian di provinsi-provinsi baru di Papua.

“Karena itu, sudah selayaknya Polri didukung dengan anggaran yang memadai untuk menghadapi tantangan tersebut. Ingat! Anggaran keamanan bukan sekadar pengeluaran atau beban. Melainkan investasi perlindungan jangka panjang demi keamanan dan keselamatan masyarakat serta menjaga reputasi Indonesia di mata dunia,” tutur R Haidar Alwi.

Menurutnya, anggaran yang selama ini diamanahkan kepada Polri sudah digunakan secara efektif. Hal itu terlihat dari riset World Internal Security & Police Index (WISPI) 2023 yang dirilis oleh International Police Science Association (IPSA) berkolaborasi dengan Institute for Economics and Peace (IEP).

Riset tersebut menggunakan 12 indikator yang dikelompokkan ke dalam 4 domain berbeda. Domain kapasitas – mengevaluasi sumberdaya yang dialokasikan. Domain efektivitas – mengevaluasi seberapa efektif penggunaan sumberdaya (polisi tidak akan efektif jika pengadilan korup). Domain legitimasi – mengukur sentimen publik terhadap polisi. Domain hasil – mengevaluasi kinerja kepolisian.

See also  Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Laka di KM 58 Tol Japek

“Dengan keterbatasan sumberdaya, pengadilan yang korup dan sentimen negatif masyarakat, Polri mampu menembus tiga besar kinerja terbaik di dunia yang tercermin dari skor pada dimensi hasil di bawah Denmark dan Finlandia. Polri mengubah keterbatasan dan tantangan menjadi prestasi. Sungguh Luar biasa,” pungkas R Haidar Alwi.

Berita Terkait

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok
Mas Botok Dibawa Polisi dari Depan DPR, Warga Sempat Kepung Petugas
OTT KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Tersangka Gratifikasi di Lingkungan DJP
KPK Tahan Eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Negara Rugi Rp223,6 Miliar
Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 15:30 WIB

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang

Wednesday, 26 August 2026 - 17:05 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok

Monday, 24 August 2026 - 18:42 WIB

Mas Botok Dibawa Polisi dari Depan DPR, Warga Sempat Kepung Petugas

Monday, 24 August 2026 - 18:34 WIB

OTT KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

Friday, 21 August 2026 - 18:56 WIB

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Tersangka Gratifikasi di Lingkungan DJP

Berita Terbaru

Berita Utama

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:29 WIB

Olahraga

Timnas Voli Beri Perlawanan Ketat Jepang

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:14 WIB

Berita Utama

Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:05 WIB

Berita Terbaru

Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Saturday, 19 Sep 2026 - 22:05 WIB

Nasional

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Saturday, 19 Sep 2026 - 21:59 WIB